Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak, BPBD Lapor ke ESDM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jan 2026, 08:18
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Sumur Bor Mengeluarkan Minyak di Bangkalan Madura Sumur Bor Mengeluarkan Minyak di Bangkalan Madura (Instagram)

Ntvnews.id, Madura - Warga Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Madura, dibuat heboh oleh peristiwa tak terduga saat proses pengeboran sumur bor, Kamis (8/1/2026). Upaya yang semula ditujukan untuk mendapatkan sumber air bersih justru memunculkan cairan menyerupai minyak tanah dari dalam tanah.

Cairan tersebut muncul ketika pengeboran telah mencapai kedalaman sekitar 105 meter. Kabar temuan itu dengan cepat menyebar sehingga menarik perhatian warga sekitar. 

Sejumlah warga tampak mendatangi lokasi sambil membawa jeriken untuk menampung cairan yang diduga minyak bumi tersebut. Bahkan, ada warga yang mencoba membakar cairan itu untuk memastikan sifatnya yang mudah terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, M. Zainol Qomar, menjelaskan bahwa pengeboran awalnya direncanakan hingga kedalaman 125 meter. Namun sebelum target tercapai, justru ditemukan semburan minyak.

Baca Juga: Hasil Super League: Duel Arema FC vs Madura United Berbagi Poin

“Pengeboran awal memang ditujukan untuk air bersih. Tapi saat mencapai kedalaman 105 meter, yang keluar justru minyak,” ujar Zainol Qomar.

Menyikapi kejadian tersebut, area pengeboran langsung diamankan dan ditutup sementara. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi bahaya yang dapat timbul, termasuk risiko kebakaran maupun dampak lingkungan.

“Anggota muspika sudah turun ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan dan mengamankan area,” tambahnya.

BPBD Bangkalan juga telah melaporkan temuan ini kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur. Selain itu, sampel cairan telah diambil guna dilakukan pengujian laboratorium oleh instansi terkait.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak terkait. Kemungkinan besok akan dilakukan pengecekan langsung oleh tim dari provinsi,” pungkas Zainol.

x|close