Jerman Ragukan AS Serang Greenland

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 11:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Greenland Greenland (Pixabay)

Ntvnews.id, Berlin - Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menyatakan tidak melihat kemungkinan nyata Amerika Serikat akan melancarkan serangan terhadap Greenland, meskipun Presiden Donald Trump berulang kali melontarkan ancaman untuk mengambil alih pulau strategis tersebut dari Denmark, yang merupakan sekutu NATO.

"Saya tidak memiliki indikasi bahwa hal ini sedang dipertimbangkan secara serius," ujarnya saat menanggapi pertanyaan wartawan mengenai potensi langkah militer sepihak Trump terhadap Greenland, sebaimana dikutip dari AFP, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menekankan bahwa yang lebih penting adalah adanya kepentingan bersama dalam menjaga keamanan kawasan Arktik. "Sebaliknya, saya percaya ada kepentingan bersama dalam mengatasi masalah keamanan yang muncul di wilayah Arktik, dan bahwa kita harus dan akan melakukannya," kata Wadephul seusai pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Washington.

Wadephul menambahkan bahwa NATO kini tengah menyusun rencana yang lebih terperinci terkait keamanan Arktik. "NATO sekarang ini dalam proses mengembangkan rencana yang lebih konkret tentang hal ini, dan ini kemudian akan dibahas bersama dengan mitra AS kami," imbuhnya.

Baca Juga: NATO Mulai Bahas Penempatan Pasukan di Greenland

Kunjungan Wadephul ke Washington dilakukan menjelang agenda pertemuan pekan ini antara Menlu AS Marco Rubio dengan Menteri Luar Negeri Denmark serta Greenland, yang berstatus wilayah otonom Denmark.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump kembali menegaskan tekadnya untuk mengambil alih Greenland "dengan cara apa pun". Ia bahkan menyebut langkah tersebut bisa dilakukan "dengan cara yang mudah atau cara yang lebih sulit."

NATO <b>(NATO)</b> NATO (NATO)

Sementara itu, Pemerintah Greenland pada Senin, 12 Januari 2026, kembali menegaskan penolakannya terhadap upaya pengambilalihan oleh Amerika Serikat dalam "keadaan apa pun."

Greenland bersama NATO juga menyatakan tengah berupaya memperkuat pertahanan di kawasan Arktik. Trump selama ini kerap menyoroti meningkatnya aktivitas Rusia dan China di wilayah tersebut sebagai alasan perlunya AS menguasai Greenland. Namun, di sisi lain, ia juga secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk memperluas wilayah yang berada di bawah kendali Amerika Serikat.

x|close