Dua Jembatan Bailey Lagi Berhasil Rampung di Aceh, Konektivitas Pascabencana Berangsur Pulih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jan 2026, 07:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pembangunan lima jembatan darurat (Bailey) di Aceh pada Minggu (11/1). Pembangunan lima jembatan darurat (Bailey) di Aceh pada Minggu (11/1). (Dok.Ntvnews.id)

Ntvnews.id, AcehTNI melalui Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda telah merampungkan pembangunan dua jembatan darurat (Bailey) lagi di Aceh per Jumat, 16 Januari 2026 Rampungnya dua jembatan tersebut diharapkan dapat memulihkan kembali konektivitas wilayah yang sempat terputus akibat banjir bandang dan longsor pada November lalu.

Jembatan pertama yang telah selesai dibangun adalah Jembatan Bener Kelipah di ruas jalan Aceh Utara–Bener Meriah–Takengon, Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan pantauan di lokasi, jembatan tersebut kini telah berdiri kokoh, dengan bendera Merah Putih berkibar di kedua sisinya. Jembatan itu sudah dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Jembatan kedua yang telah rampung adalah Jembatan Krueng Pelang di Kabupaten Aceh Tengah. Setelah seluruh rangka jembatan berhasil terpasang dengan baik, jembatan yang berada di ruas jalan Bereunun–Pameu–Takengon tersebut kini bahkan sudah dapat dilintasi kendaraan berat seperti truk.

Baca Juga: Progres Lima Jembatan Bailey di Aceh Tembus 50 Persen

Penyelesaian Jembatan Krueng Pelang terbilang cukup cepat. Pada Minggu, 11 Januari 2026, progres pembangunannya baru mencapai 65 persen. Namun, dalam waktu kurang dari sepekan, pembangunan jembatan tersebut berhasil dituntaskan hingga 100 persen pada Kamis, 15 Januari 2026

Pembangunan jembatan ini sangat penting karena memiliki peran vital dalam menghubungkan kembali dua kecamatan di Aceh Tengah, yakni Silih Nara dan Rusip Antara, yang sebelumnya lumpuh akibat bencana.

Selain merampungkan dua jembatan tersebut, TNI juga tengah mempersiapkan pembangunan Jembatan Matang Serdang di Kabupaten Aceh Utara. Material jembatan telah didatangkan dan proses perakitan segera dilakukan. Jika rampung, jembatan ini diharapkan dapat kembali memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta menormalisasi aktivitas perekonomian di wilayah terdampak.

TERKINI

Load More
x|close