Cerita Kapolri Dapat WA Ditawari Jadi Menteri: Mau ndak Pak Jadi Menteri Kepolisian

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jan 2026, 13:46
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di DPR Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di DPR (Youtube TVR Parlemen)

Ntvnews.id, JakartaKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo blak-blakan menolak jika Polri berada di bawah Kementerian. Dia menyebut posisi Polri aat ini di bawah Presiden sudah sangat ideal.

Hal ini disampaikan Listyo saat rapat dengan Komisi III DPR RI, Senin 26 Januari 2026. Jenderal bintang empat polri ini menyebut rela meletakan jabatannya sebagai pimpinan Polri jika diminta jadi menteri kepolisian.

"Kalau ada pilihan polisi tetap di bawah presiden atau berada di bawah presiden namun kalau ada menteri kepolisian, saya lebih memilih Kapori saja yang dicopot," tegas Listyo di depan anggota komisi III DPR RI.

Baca juga: Tolak Polri di bawah Kementerian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

Saat menyampaikan sikap tersebut, secara kebetulan Listyo menyebut jika dia sempat mendapatkan pesan whatsapp dari beberapa orang yang menawari jabatan menteri kepolisian.

"Sudah ada beberapa orang yang WA ke saya: Mau ndak pak kapolri menjadi menteri kepolisian, dalam hal ini saya tegaskan di depan bapak-bapak dan ibu-ibu dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian," ucap Listyo.

Tangkapan layar - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berbicara dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Nadia Putri Rahmani. <b>(Antara)</b> Tangkapan layar - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berbicara dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Nadia Putri Rahmani. (Antara)

Sikap tegas Listyo pun disambut oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

"Menyala ini Pak Kapolri," kata Habib.

Sebelumya, wacana menempatkan Polri di bawah kementerian kembali mencuat dalam diskursus reformasi kepolisian, termasuk di internal Komisi Percepatan Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang menyebut bahwa terdapat beragam pandangan terkait posisi kelembagaan Polri dalam sistem ketatanegaraan.

x|close