Kim Jong Un Isyaratkan Program Nuklir Baru Korea Utara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jan 2026, 10:13
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua kiri) menghadiri upacara peluncuran kapal selam tempur nuklir taktis pertama di Korea Selatan, Rabu, 6 September 2023. Tugas pertama kapal selam nuklir itu adalah berpatroli di perairan antara Semenanjung Korea Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua kiri) menghadiri upacara peluncuran kapal selam tempur nuklir taktis pertama di Korea Selatan, Rabu, 6 September 2023. Tugas pertama kapal selam nuklir itu adalah berpatroli di perairan antara Semenanjung Korea (Antara)

Ntvnews.id, Pyongyang - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan akan menyampaikan langkah lanjutan dalam pengembangan program nuklir negaranya. Rencana tersebut dijadwalkan diumumkan dalam kongres partai yang akan digelar dalam waktu dekat.

Pertemuan kongres itu, menurut Kim, "akan mengklarifikasi rencana tahap selanjutnya untuk lebih memperkuat pencegahan perang nuklir negara itu," sebagaimana disampaikannya saat meninjau uji coba rudal balistik, seperti dilansir AFP, Rabu, 28 Januari 2026.

Korea Utara diketahui akan menggelar kongres penting partai berkuasa dalam beberapa pekan mendatang. Agenda ini menjadi kongres pertama dalam lima tahun terakhir. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan, Kim didampingi sejumlah pejabat tinggi negara saat menyaksikan langsung uji tembak peluncur roket multi-laras berkaliber besar yang menembakkan empat rudal.

Meski mengakui bahwa pengembangan sistem peluncur roket tersebut "tidak berjalan mulus", Kim menegaskan bahwa uji coba yang dilakukan pada Selasa, 27 Januari 2026 itu "sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan strategis kita".

Baca Juga: Kim Jong Un Murka Saat Inspeksi Pabrik Mesin, Pejabat Langsung Dicopot

Kim juga menyebutkan bahwa roket-roket yang diuji "mengenai sasaran" di wilayah perairan dengan jarak sekitar 358,5 kilometer. Uji coba tersebut dilaporkan melibatkan peluncuran rudal balistik ke arah Laut Jepang, dengan dua di antaranya jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang, sebagaimana diberitakan kantor berita Jiji Press yang mengutip sumber Kementerian Pertahanan Jepang.

Dalam pernyataannya, Kim menegaskan bahwa "hasil dan signifikansi uji coba ini akan menjadi sumber penderitaan mental yang luar biasa dan ancaman serius bagi kekuatan-kekuatan yang mencoba memprovokasi konfrontasi militer dengan kita"

Sementara itu, pemerintah Jepang mengecam keras uji coba rudal yang dilakukan Pyongyang. Tokyo menilai aksi tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dianggap sebagai ancaman terhadap perdamaian serta keamanan kawasan, termasuk bagi Jepang, seperti dilaporkan Kyodo News Service.

x|close