AS Negosiasi dengan Iran, Trump Siap Temui Khamenei

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 09:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi konflik Iran vs Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu/py (Anadolu)) Ilustrasi konflik Iran vs Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu/py (Anadolu)) (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan Presiden Donald Trump lebih mengutamakan penyelesaian masalah dengan Iran melalui jalur diplomasi, termasuk jika Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei ingin bertemu langsung dengan Trump.

“Presiden telah mengatakan bahwa pilihannya adalah mencapai kesepakatan dengan Iran. Meskipun itu sangat sulit, dia akan mencoba. Itulah yang sedang kami coba lakukan saat ini,” ujar Rubio dalam wawancara dengan Bloomberg, diktutip Senin, 16 Februari 2026.

Rubio menekankan pentingnya komunikasi antarnegara dan menyebut dirinya bekerja “di bawah seorang presiden yang bersedia bertemu dengan siapa pun.”

“Saya cukup yakin untuk mengatakan bahwa jika Ayatollah (Ali Khamenei) ingin bertemu dengan Presiden Trump besok, presiden akan menemuinya, bukan karena ia setuju dengan Ayatollah, tetapi karena ia berpikir itulah cara untuk menyelesaikan masalah di dunia,” tambahnya.

Baca Juga: Trump Sebut Singgung Perubahan Kekuasaan di Iran Jadi Hal Terbaik

Terkait pengerahan kapal induk AS kedua ke Timur Tengah, Rubio menegaskan bahwa Washington tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, yang dinilainya sebagai ancaman bagi Amerika Serikat, Eropa, kawasan, dan keamanan global.

“Jelas, kami ingin memiliki pasukan di kawasan ini karena Iran telah menunjukkan kemauan dan kemampuan untuk menyerang dan melancarkan serangan terhadap kehadiran Amerika Serikat di kawasan ini,” katanya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/HO-Anadolu Ajensi/pri. <b>(Antara)</b> Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/HO-Anadolu Ajensi/pri. (Antara)

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pangkalan AS di kawasan tersebut merupakan bagian dari komitmen aliansi Washington dengan negara-negara mitra regional.

“Iran telah menunjukkan di masa lalu bahwa mereka bersedia menyerang dan/atau mengancam pangkalan kita,” ujarnya.

Rubio menambahkan bahwa Amerika Serikat perlu mempertahankan “kekuatan tembak yang cukup di kawasan ini untuk memastikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dan menyerang kita serta memicu sesuatu yang lebih besar.”

x|close