Bantuan Buat Aceh Tertahan di Bea Cukai, Tito Ngadu ke DPR

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 15:48
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ngadu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Tito melaporkan adanya bantuan bagi korban bencana di Aceh yang tertahan akibat perizinan Bea Cukai. Bantuan tersebut berasal dari 500.000 diaspora Aceh di Malaysia.

Hal ini disampaikan Mendagri, dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Pemerintah, Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Tito membeberkan, barang ini masih tertahan di Pelabuhan Krueng Geukueh. Bantuan tersebut dikirim dari Port Klang, Kuala Lumput. Ia lantas meminta bantuan DPR guna menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga: Cek Fakta: MBG Diganti Jadi Bantuan Tunai Rp350 Ribu Per Hari

"Sekarang masih tertahan karena dari Bea Cukai belum mengizinkan masuk. Nah inilah bantuan dalam bentuk keluarga," ujar Tito

Tito mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan dalam bentuk keluarga dan bukan bantuan antar pemerintah. Atas itu, bantuan tersebut seharusnya tidak ditahan Bea Cukai.

Menurut dia, bantuan jenis ini sudah diizinkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden, kata Tito, memberikan restu agar bantuan tersebut segera diterima selama isinya bukan barang ilegal, seperti senjata atau narkoba.

"Bapak Presiden menyampaikan silakan diterima sepanjang jangan sampai ada barang-barang terlarang seperti narkoba, senjata api, dan lain-lain," tandas Tito.

x|close