Ledakan Hebat Terjadi di Rumah Warga Situbondo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 18:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Polisi pasang garis polisi di lokasi kejadian ledakan petasan di Dusun Mimbo Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Rabu, 18 Februari 2026. ANTARA/Novi Husdinariyanto Polisi pasang garis polisi di lokasi kejadian ledakan petasan di Dusun Mimbo Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Rabu, 18 Februari 2026. ANTARA/Novi Husdinariyanto (Antara)

Ntvnews.id, Situbondo - Aparat kepolisian Situbondo tengah mendalami peristiwa ledakan hebat yang terjadi di sebuah rumah warga di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Rumah tersebut diduga digunakan sebagai lokasi penyimpanan sekaligus peracikan petasan atau mercon. Insiden ini mengakibatkan tujuh orang terluka dan satu orang meninggal dunia.

Ledakan terjadi di kediaman Kulsum (60), warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, pada Rabu, 18 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Bangunan rumah dilaporkan ambruk setelah suara dentuman keras terdengar dari dalam rumah yang diduga menyimpan serbuk petasan.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar yang mendengar ledakan pada siang hari.

"Sesuai keterangan saksi warga sekitar lokasi kejadian, ledakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB," kata Bayu di lokasi kejadian pada Rabu, 18 Februari 2026.

Akibat ledakan tersebut, tujuh orang mengalami luka bakar dan sebagian juga menderita patah tulang. Satu korban bernama Supriyadi (50) meninggal dunia setelah tertimpa puing bangunan yang runtuh.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat Guncang Permukiman di Situbondo, 1 Orang Tewas dan 5 Luka Berat

Lima korban luka yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Kulsum (60) telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Asembagus. Sementara itu, satu korban lain, Abdurrahman (15), harus dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bakar berat.

"Untuk korban Abdurrahman dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem, karena luka bakar sekitar 90 persen," ujarnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, rumah yang diduga menjadi lokasi penyimpanan bahan petasan tersebut rata dengan tanah. Dampak ledakan juga menyebabkan sejumlah rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan sekaligus mendalami dugaan aktivitas produksi petasan di rumah tersebut.

Baca Juga: Ngeri, Ledakan Toko Kembang Api Tewaskan 8 Orang

(Sumber: Antara)

x|close