Kenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, Kereta Mudik Lebih Lega dan Murah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Feb 2026, 16:40
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Kereta Ekonomi Kerakyatan tengah dalam proses modifikasi di Balai Yasa Manggarai, sebagai inovasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menghadirkan mudik Lebaran 2026 yang lebih nyaman dan tetap terjangkau. Kereta Ekonomi Kerakyatan tengah dalam proses modifikasi di Balai Yasa Manggarai, sebagai inovasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menghadirkan mudik Lebaran 2026 yang lebih nyaman dan tetap terjangkau. (Istimewa)

Ntvnews.id

, Jakarta - Arus mudik lebaran 2026 menghadirkan nuansa baru bagi pemudik, khususnya yang menggunakan kereta api. Ya, pemudik bisa menikmati layanan baru perkeretaapian Indonesia, yaitu Kereta Ekonomi Kerakyatan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) [KAI] mengenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan sebagai sebuah inovasi yang disiapkan untuk membuat perjalanan mudik semakin nyaman tanpa menguras kantong.

Dikutip dari data KAI, Rabu 25 Februari 2026, Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi dari kereta ekonomi AC generasi sebelumnya yang dikerjakan di Balai Yasa Manggarai, Jakarta.

Inovasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kualitas sarana yang sudah dimiliki, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi yang terjangkau namun tetap nyaman.

Baca Juga: 2,1 Juta Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Arus Mudik Lebaran 2025

Secara konsep, kereta ini mengadopsi model kereta ekonomi subsidi (Public Service Obligation/PSO) yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar. Namun, KAI melakukan sejumlah penyesuaian, terutama pada aspek kenyamanan kursi.

Jika kereta ekonomi PSO memiliki kapasitas 106 tempat duduk dengan konfigurasi 3-2, maka Kereta Ekonomi Kerakyatan tetap menggunakan konfigurasi serupa, tetapi dengan kapasitas lebih lega, yakni 93 tempat duduk per kereta.

Tak hanya itu, kursi pada Kereta Ekonomi Kerakyatan dapat disesuaikan dengan arah laju kereta. Artinya, tidak ada lagi penumpang yang harus duduk berhadapan atau merasakan sensasi perjalanan mundur.

Fitur ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jarak menengah hingga jauh.

Dari sisi tarif, Data KAI menyebutkan harga tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dipasarkan di atas tarif ekonomi PSO, namun tetap berada di bawah harga ekonomi komersial.

Skema ini dirancang agar masyarakat tetap memiliki pilihan dengan keseimbangan antara harga dan kenyamanan.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap interior Kereta Api Kerakyatan yang akan dioperasikan pada angkutan Lebaran 2026.  <b>(ANTARA/HO-KAI)</b> Petugas melakukan pemeriksaan terhadap interior Kereta Api Kerakyatan yang akan dioperasikan pada angkutan Lebaran 2026. (ANTARA/HO-KAI)

Baca Juga: Pantau Arus Lebaran di Jalan Tol, Menhub Dudy: Mulai Ada Kenaikan Pergerakan Pemudik

Menariknya, kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan juga lahir dari masukan pelanggan yang menginginkan pengalaman mudik dengan kereta ekonomi yang lebih nyaman.

Aspirasi tersebut kemudian diwujudkan KAI melalui modifikasi sarana yang kini siap dioperasikan untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026.

Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Stasiun Pasarsenen–Lempuyangan Yogyakarta, dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan.

Total kapasitas yang tersedia mencapai 250 tempat duduk untuk kelas eksekutif dan 372 tempat duduk untuk ekonomi kerakyatan.

Rangkaian tersebut akan beroperasi dengan jadwal:

  • KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen, berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba 13.56 WIB.
  • KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan, berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba 22.57 WIB.

KAI membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan tambahan kapasitas dan peningkatan kenyamanan ini, KAI berharap perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan menyenangkan bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

x|close