Trump Tak Akan Biarkan Iran Punya Senjata Nuklir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 08:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa jalur diplomasi menjadi pilihan utamanya dalam menangani persoalan nuklir Iran. Meski demikian, ia menegaskan tidak akan membiarkan Teheran menguasai senjata nuklir.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan State of the Union 2026 di hadapan sidang gabungan Kongres AS di Washington pada Selasa, 24 Februari 2026.

“Preferensi saya adalah menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi. Tetapi satu hal yang pasti, saya tidak akan pernah mengizinkan negara sponsor teror nomor satu di dunia memiliki senjata nuklir,” ujar Trump, dikutip dari Anadolu Kamis, 26 Februari 2026.

Baca Juga: Kekurangan Cairan dan Elektrolit Bisa Picu Gangguan Kesehatan Serius

Trump menambahkan bahwa hingga saat ini Washington belum menerima pernyataan komitmen yang jelas dari Teheran terkait penolakan kepemilikan senjata nuklir. Ia juga menuduh Iran sedang mengembangkan rudal jarak jauh yang mampu menjangkau Eropa, pangkalan militer AS di luar negeri, bahkan berpotensi mencapai wilayah Amerika Serikat.

Delegasi Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan melaksanakan putaran ketiga perundingan tidak langsung di Jenewa, Swiss, pada Kamis mendatang. Proses negosiasi tersebut dimediasi oleh Oman di tengah meningkatnya ketegangan mengenai program nuklir Iran.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberikan pengarahan tertutup kepada sejumlah anggota parlemen senior terkait isu Iran. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran akan kembali mengikuti perundingan dengan komitmen untuk mencapai kesepakatan yang adil dalam waktu secepat mungkin.

x|close