A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

KPK Minta Purbaya Laporkan Jika Ragu Soal Hadiah Saat Live TikTok - Ntvnews.id

KPK Minta Purbaya Laporkan Jika Ragu Soal Hadiah Saat Live TikTok

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 00:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026. ANTARA/Imamatul Silfia/pri. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026. ANTARA/Imamatul Silfia/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar segera melaporkan atau mengonsultasikan kepada lembaga antirasuah apabila terdapat keraguan terkait penerimaan hadiah dari warganet saat dirinya melakukan siaran langsung melalui akun TikTok milik putranya, Yuda Purboyo Sunu.

“Jika ragu, maka dapat dikonsultasikan ataupun dilaporkan. Terlebih, pelaporan gratifikasi itu sangat mudah, bisa online (secara daring) melalui gol.kpk.go.id atau melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang ada di Kemenkeu, pun juga bisa dengan lapor langsung ke KPK,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Budi menuturkan KPK menghargai langkah kehati-hatian yang ditunjukkan Purbaya dalam menyikapi potensi gratifikasi tersebut.

“Kami tentunya menyampaikan apresiasi kepada Pak Menteri yang aware (sadar, red.) dan berhati-hati dengan potensi gratifikasi,” katanya.

Baca Juga: Purbaya Turun Tangan Bereskan Hambatan Proyek LNG Blok Masela

Meski demikian, KPK menyarankan agar fitur penerimaan hadiah dalam siaran langsung TikTok dinonaktifkan apabila kegiatan serupa kembali dilakukan di kemudian hari. Hal itu, menurut Budi, penting untuk mencegah potensi benturan kepentingan.

Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan kisah mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso.

“Kita jadi diingatkan cerita Jenderal Hoegeng yang menutup toko bunga istrinya karena orang yang membeli bunga bisa jadi karena melihat jabatan suaminya, dan bisa timbul benturan kepentingan,” ujarnya.

Sebelumnya, Purbaya sempat tampil dalam siaran langsung TikTok melalui akun putranya. Dalam siaran tersebut, beberapa hadiah virtual diterima, termasuk hadiah “paus” yang disebut memiliki nilai lebih dari Rp1 juta.

Baca Juga: Buruh Minta THR Bebas Pajak, Menkeu Purbaya Tunggu Arahan Pak Prabowo

(Sumber: Antara) 

x|close