Ntvnews.id, Kuwait - Bandara Internasional Kuwait menjadi sasaran serangan pesawat nirawak (drone), Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait memastikan bahwa serangan tersebut menimbulkan kerusakan pada fasilitas bandara serta menyebabkan sejumlah staf mengalami luka.
“Sebuah drone menargetkan Bandara Internasional Kuwait, mengakibatkan luka ringan pada sejumlah pegawai, selain juga menyebabkan kerusakan material terbatas pada terminal penumpang,” kata otoritas penerbangan bandara Kuwait sebagaimana dilansir dari Al Arabiya, Minggu, 1 Maret 2026.
Baca Juga: Ledakan Mengguncang Doha dan Dubai di Tengah Serangan Balasan Iran
Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah target di Iran pada Sabtu pagi. Aksi militer tersebut memicu respons keras dari Teheran.
Sebagai balasan, Iran menembakkan serangkaian rudal yang menyasar pangkalan militer AS di berbagai negara kawasan Timur Tengah. Serangan drone ke bandara Kuwait diduga merupakan bagian dari rangkaian eskalasi konflik tersebut.
Bandara Internasional Kuwait menjadi sasaran serangan pesawat nirawak (drone) (Al Arabiya)