Ntvnews.id, Kyiv - Volodymyr Zelenskyy menanggapi serangan Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 dengan menegaskan pentingnya ketegasan Washington, namun ia juga mengingatkan agar situasi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
"Setiap kali ada tekad Amerika, penjahat global melemah," tulis Zelenskiy di media sosial. Ia sebelumnya juga pernah menyerukan agar pemerintahan Iran digulingkan.
"Pemahaman ini juga harus sampai kepada Rusia," tambahnya.
Teheran diketahui merupakan sekutu dekat Rusia, yang telah berperang dengan Ukraina sejak 2022.
Baca Juga: Korban Tewas Siswa SD Serangan Israel ke Iran Bertambah Jadi 85 Orang
Iran disebut telah memasok ribuan drone jarak jauh tipe Shahed kepada Rusia. Desain drone tersebut juga digunakan untuk memproduksi unit serupa di fasilitas industri Rusia.
Zelenskiy menyatakan bahwa Moskow telah meluncurkan lebih dari 57.000 drone jenis Shahed ke wilayah Ukraina sepanjang perang berlangsung.
"Adalah adil untuk memberi rakyat Iran kesempatan untuk menyingkirkan rezim teroris dan untuk menjamin keamanan bagi semua negara yang telah menderita teror yang berasal dari Iran," tulisnya, seraya menambahkan bahwa penyelamatan nyawa harus menjadi prioritas.
"Penting untuk mencegah perang meluas. Penting agar Amerika Serikat bertindak tegas."
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (ANTARA)