Rusia Desak Serangan AS-Israel ke Iran DIhentikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2026, 08:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow, Rusia, 6 Januari 2023. Arsip - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow, Rusia, 6 Januari 2023. (ANTARA)

Ntvnews.id, Moskow - Rusia menyerukan agar serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran segera dihentikan. Moskow menilai situasi harus segera diarahkan kembali ke jalur penyelesaian politik dan diplomatik.

Dilansir dari Sputnik, Minggu, 1 Maret 2026, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa komunitas internasional perlu segera memberikan penilaian yang objektif terhadap tindakan yang disebutnya tidak bertanggung jawab dan berpotensi memperburuk stabilitas kawasan.

Moskow juga menegaskan kesiapannya, sebagaimana sebelumnya, untuk berkontribusi dalam upaya mencari solusi damai yang berlandaskan hukum internasional, prinsip saling menghormati, serta keseimbangan kepentingan.

Sebagai informasi, Kementerian Pertahanan Israel menyatakan telah melancarkan serangan ke Iran sekaligus menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.

Baca Juga: Korban Tewas Siswa SD Serangan Israel ke Iran Bertambah Jadi 85 Orang

Tak lama berselang, Amerika Serikat juga melakukan serangan terhadap sejumlah target Iran melalui operasi udara dan laut, menurut laporan Reuters pada Sabtu, 28 Februari 2026 yang mengutip seorang pejabat AS.

Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan roket ke Israel. Teheran menembakkan rudal serta drone ke arah Israel sebagai balasan atas agresi yang disebut dilakukan rezim Zionis terhadap Iran.

Serangan balasan Iran juga menyasar sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk di Qatar

, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

TERKINI

Load More
x|close