Ntvnews.id, Doha - Pasukan pertahanan udara Qatar dilaporkan berhasil menggagalkan sejumlah serangan yang dilancarkan Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Informasi tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Qatar dalam pernyataan resminya.
“Kementerian Pertahanan Negara Qatar mengumumkan bahwa, berkat tingkat kesiapan yang tinggi, kewaspadaan keamanan, serta koordinasi erat antar-otoritas terkait, telah berhasil mencegat dan menggagalkan sejumlah serangan yang menargetkan wilayah negara,” bunyi pernyataan kementerian.
Suara ledakan dilaporkan terdengar di berbagai wilayah Qatar, termasuk di ibu kota Doha. Peringatan darurat juga dikirimkan ke telepon genggam warga agar tetap berada di dalam rumah demi keselamatan, sebagaimana dilaporkan koresponden RIA Novosti. Ledakan disebut terjadi berulang setiap beberapa menit dan terdengar di sejumlah penjuru negara.
Situasi serupa juga dilaporkan terjadi di Uni Emirat Arab. Sejumlah saksi mata menyebut ledakan terdengar di Abu Dhabi.
Baca Juga: Qatar Kecam Serangan Rudal Iran, Tegaskan Bakal Lakukan Balasan
“Ada beberapa ledakan, awalnya satu, lalu 5-10 menit kemudian beberapa lagi, tetapi terdengar teredam,” kata seorang saksi mata yang tinggal di Abu Dhabi.
Ledakan di Abu Dhabi terus berlanjut dengan frekuensi yang bervariasi, ujar saksi lainnya kepada RIA Novosti. Sementara itu, di Dubai, beberapa ledakan juga terdengar dan dikonfirmasi oleh para saksi.
“Saya tinggal di kawasan Jebel Ali, dan baru saja terjadi ledakan, dan saya melihat dan mendengar sebuah roket jatuh di kejauhan,” kata seorang saksi mata
Kantor berita resmi UEA, Emirates News Agency (WAM), melaporkan bahwa sejumlah rudal Iran berhasil dicegat di wilayah negara tersebut.
Baca Juga: AS Minta Sejumlah Personel Tinggalkan Pangkalan Militer Qatar
(Sumber: Antara)
Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. (Antara)