Ntvnews.id, Sanaa, Yaman - Pemimpin kelompok Houthi, Abdulmalik al-Houthi, pada Sabtu, 28 Februari 2026 malam waktu setempat menyatakan dukungan penuh terhadap Iran dan menegaskan pihaknya “sepenuhnya siap menghadapi segala perkembangan.”
Dalam pernyataannya, Abdulmalik juga mengajak para pendukungnya untuk turun ke jalan menggelar demonstrasi besar di Sanaa serta sejumlah provinsi lain di Yaman. Seruan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Pidato itu disiarkan melalui Al-Masirah TV, saluran televisi yang dikelola Houthi. Dalam siaran tersebut, ia mendesak warga Yaman untuk berpartisipasi dalam aksi massa pada Minggu, 1 Maret 2026 sebagai bentuk solidaritas terhadap Iran dalam merespons apa yang dia sebut sebagai “agresi terbuka Amerika Serikat (AS)-Israel.”
Baca Juga: Trump Klaim Sudah Ketahui Sosok Calon Pemimpin Iran Pasca Kematian Khamenei
Menanggapi perkembangan terbaru setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran, Abdulmalik menyebut dukungan kepada Iran sebagai kewajiban Islam dan moral.
Ia juga mengeklaim bahwa Iran tengah berada dalam perjuangan yang lebih luas melawan apa yang disebutnya sebagai “agresi AS-Israel yang menyasar seluruh kawasan.”
Kelompok Houthi sendiri telah menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, serta sebagian besar wilayah di Yaman utara sejak akhir 2014, dan terus memainkan peran penting dalam dinamika konflik di negara tersebut.
Baca Juga: Soal Rencana Prabowo Mediasi Iran–AS, Jusuf Kalla: Niat Baik, Tapi Situasi Jauh Lebih Besar
(Sumber: Antara)
SANAA, 28 Februari (Xinhua) -- Pemimpin Houthi, Abdulmalik al-Houthi, pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam waktu setempat mengatakan kelompoknya menyatakan solidaritas penuh dengan Iran dan (Antara)