A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Korps Garda Revolusi Islam Iran Umumkan Pergantian Pemimpin Usai Serangan AS dan Israel - Ntvnews.id

Korps Garda Revolusi Islam Iran Umumkan Pergantian Pemimpin Usai Serangan AS dan Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2026, 21:45
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Logo Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC). (ANTARA/IRNA-OANA) Logo Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC). (ANTARA/IRNA-OANA) (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) resmi mengangkat Ahmad Vahidi sebagai komandan baru. Penunjukan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Vahidi menjabat sebagai penasihat, sebagaimana dilaporkan kantor berita Khabar Online.

Vahidi menggantikan Mohammad Pakpour yang dilaporkan tewas dalam serangan terbaru yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Serangan tersebut disebut menimbulkan korban besar di jajaran tertinggi militer Iran.

Media pemerintah Iran pada Minggu, 1 Maret 2026, mengonfirmasi bahwa serangan itu menyebabkan gugurnya sejumlah pimpinan utama angkatan bersenjata, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang juga menjabat sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata.

Baca Juga: Massa Serbu Kedutaan AS di Karachi dan Baghdad, 9 Orang Tewas

Selain itu, Kepala Staf militer Iran Abdulrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Komandan IRGC Mohammad Pakpour, serta Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani turut dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian serangan tersebut.

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan gelombang serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan itu mengakibatkan kerusakan pada berbagai fasilitas serta menimbulkan korban sipil.

Sebagai respons, Iran kemudian meluncurkan serangan balasan berupa rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: 5 Penerbangan dari Bali Batal Akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

(Sumber: Antara) 

x|close