Ntvnews.id , Jakarta - Pemerintah akan segera membangun 17.969 hunian tetap (huntap) bagi masyarakat penyintas bencana di tiga provinsi di Sumatera. Pembangunan tersebut ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir Mei 2026.
Data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera per 26 Februari 2026 mencatat perburuan kebutuhan yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dari total 17.969 unit, sebanyak 9.430 unit akan dibangun di Aceh, 4.493 unit di Sumatera Utara, dan 4.046 unit di Sumatera Barat.
Program ini dikhususkan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, hilang, atau berada di kawasan rawan bencana sehingga perlu direlokasi ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: Danantara Rampungkan 1.398 Unit Huntara untuk Korban Bencana di Sumatera
Untuk mempercepat realisasinya, pemerintah melakukan sejumlah langkah strategi, antara lain mendata aset tanah milik pemerintah yang dapat digunakan sebagai lokasi pembangunan Huntap.
Selain itu, pelibatan kontraktor BUMN dan swasta dilakukan agar proses pembangunan dapat berjalan dengan tenang.
Teknologi konstruksi cepat dan berkelanjutan seperti Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) dan Building Information Modeling (BIP) juga dimanfaatkan guna mempercepat pengerjaan.
Percepatan bantuan juga dilakukan melalui validasi data penerima agar tepat sasaran.
Warga yang berhak menerima perburuan harus terdaftar dalam data penerima bantuan serta lolos verifikasi terkait kepemilikan dan tingkat kerusakan rumah.
Sejumlah kementerian dan lembaga turut terlibat dalam program ini, di antaranya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Polri, Badan Pengelola Investasi Danantara, Kadin Indonesia, serta Baznas.
Baca Juga: Kejar Puasa Nyaman, Pemerintah Terus Kebut Huntara untuk Warga Sumbar
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menegaskan kecepatan pembangunan sangat bergantung pada kelengkapan dan keakuratan data dari pemerintah daerah.
Ia menyatakan akan terus mendorong kepala daerah untuk mempercepat penyiapan data agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan dan masyarakat yang terdampak bencana dapat memenuhi hunian yang layak dan aman.
Berikut infografiknya:
Pemerintah akan membangun 17.969 hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera. Huntap ditargetkan selesai bertahap hingga akhir Mei 2026. (Antara)
Pemerintah akan membangun 17.969 hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera. Huntap ditargetkan selesai bertahap hingga akhir Mei 2026. (Antara)