Stasiun TV Iran Diretas, Tampilkan Pidato Trump dan Netanyahu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 17:45
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Rencana Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza telah diterima oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sementara Hamas belum mengeluarkan tanggapan resmi. Rencana Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza telah diterima oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sementara Hamas belum mengeluarkan tanggapan resmi. (BBC)

Ntvnews.id, Jakarta - Stasiun televisi dan aplikasi milik Iran dilaporkan mengalami dugaan peretasan siber yang menampilkan pesan serta video pidato Presiden Amerika Serikat dan Perdana Menteri Israel di tengah meningkatnya konflik kawasan.

Stasiun televisi yang dimaksud adalah IRIB TV3, sementara aplikasi yang terdampak yakni BadeSaba, aplikasi kalender Islam populer di Iran yang telah diunduh lebih dari lima juta kali.

Aplikasi BadeSaba Tampilkan Pesan Provokatif

Sebagaimana dilaporkan Reuters, aplikasi BadeSaba diduga diretas dan menampilkan pesan berbunyi “saatnya perhitungan”. Pesan tersebut menyerukan angkatan bersenjata untuk menyerahkan senjata dan bergabung bersama rakyat.

Peneliti keamanan siber sekaligus pendiri perusahaan DarkCell, Hamid Kashfi, menilai serangan terhadap aplikasi tersebut memiliki nilai strategis. Menurutnya, BadeSaba banyak digunakan oleh kalangan religius yang cenderung menjadi basis pendukung pemerintah Iran.

Peretasan ini diduga dilakukan oleh kelompok siber pro-Amerika Serikat atau pro-Israel yang menentang pemerintahan Iran.

Siaran IRIB TV3 Terinterupsi

Selain aplikasi, saluran televisi IRIB TV3 juga dilaporkan diretas. Mengutip Gulf News, Senin 2 Maret 2026, siaran stasiun tersebut tiba-tiba terinterupsi dan menampilkan tayangan layar terpisah.

Biasanya, IRIB TV3 menayangkan program olahraga, termasuk pertandingan sepak bola. Namun dalam rekaman yang beredar di media sosial X melalui akun @RT_com, siaran berubah menampilkan video Presiden AS Donald Trump yang sedang berpidato di podium dengan latar bendera Amerika Serikat dan mengenakan topi bertuliskan “USA”.

Tayangan itu juga dilengkapi teks terjemahan bahasa Persia yang berisi pesan-pesan ajakan kepada rakyat Iran untuk bangkit melawan rezim serta peringatan mengenai aksi militer yang sedang berlangsung. Selain Trump, video juga disebut menampilkan pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Terjadi di Tengah Eskalasi Konflik

Asap mengepul setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin 2 Maret 2026. <b>(Reuters)</b> Asap mengepul setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin 2 Maret 2026. (Reuters)

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. Iran kemudian membalas dengan menargetkan pangkalan militer AS di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk di Arab Saudi pada Minggu 1 Maret 2026.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Iran terkait detail teknis peretasan tersebut maupun pihak yang bertanggung jawab. Situasi keamanan siber dan politik di kawasan pun masih terus menjadi sorotan internasional.

x|close