Iran Serang Kilang Minyak Aramco

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 19:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Lokasi ini merupakan salah satu pusat ekspor minyak terbesar di dunia dan memainkan peran penting dalam pasokan minyak mentah global. (Gambar-X@MakhtarDime) Lokasi ini merupakan salah satu pusat ekspor minyak terbesar di dunia dan memainkan peran penting dalam pasokan minyak mentah global. (Gambar-X@MakhtarDime) (Reuters)

Ntvnews.id

, Jakarta - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat menyusul klaim serangan rudal dan drone yang dikaitkan dengan Iran terhadap sejumlah target strategis.

Media Israel, termasuk Jerusalem Post, melaporkan kebakaran kecil dan terisolasi di fasilitas penyulingan Ras Tanura, Arab Saudi. Kebakaran tersebut disebut berhasil dikendalikan.

Sementara itu, media Iran Press TV melaporkan adanya serangan rudal Iran terhadap Pelabuhan Salman di Bahrain.

Media Iran mengklaim pelabuhan tersebut digunakan untuk mengangkut peralatan logistik Amerika Serikat guna mendukung operasi militer melawan Iran.

Dalam pernyataan resminya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyampaikan perkembangan terbaru dari apa yang mereka sebut sebagai “Operasi Janji Sejati”.

Baca Juga: IRGC Luncurkan Serangan Balasan, Yordania Cegat Rudal ke Israel

Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. <b>(Antara)</b> Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. (Antara)

IRGC menyatakan bahwa gelombang kesepuluh operasi tersebut membuka “tembakan besar-besaran” ke wilayah Israel melalui manuver rudal Khaibar.

Media pemerintah Iran juga membagikan gambar yang diklaim menunjukkan seorang pilot F-15 Amerika Serikat setelah pesawatnya ditembak jatuh di Kuwait, serta visual yang disebut memperlihatkan armada drone besar yang menyerang target AS-Israel di berbagai titik kawasan.

Koresponden diplomatik i24NEWS, Amichai Stein, menyebut para pejabat negara-negara Teluk terkejut dengan intensitas serangan Iran.

Dalam unggahannya di platform X, ia mengutip pejabat Teluk yang menilai serangan tersebut melampaui ekspektasi dan dinilai menyasar pusat populasi, bukan hanya fasilitas militer.

Eskalasi terbaru ini terjadi setelah konfrontasi skala penuh yang dilaporkan dimulai pada 28 Februari.

Arab Saudi mengecam keras serangan rudal dan drone Iran, serta bergabung dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan Amerika Serikat dan sejumlah negara Teluk pada Minggu.

Deklarasi tersebut turut didukung Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Sosok Ahmad Vahidi, Jenderal Iran Paling Disegani yang Naik Takhta Pimpin IRGC

Di Arab Saudi, fasilitas penyulingan Ras Tanura milik Saudi Aramco dilaporkan ditutup sementara pada Senin setelah serangan drone memicu kebakaran kecil.

Berdasarkan laporan Reuters yang mengutip jurnalis Semafor dan sumber anonim, kebakaran tersebut berskala terbatas dan berhasil dipadamkan.

(Sumber: Reuters)

x|close