A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Turki Bantah Isu Serangan, Sebut Tak Ada Pangkalan Militer AS di Negaranya - Ntvnews.id

Turki Bantah Isu Serangan, Sebut Tak Ada Pangkalan Militer AS di Negaranya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 22:30
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi serangan Iran ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Ilustrasi serangan Iran ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. (Anadolu)

Ntvnews.id, Ankara - Administrasi kepresidenan Turki pada Senin, 2 Maret 2026, menepis kabar yang beredar mengenai dugaan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di wilayahnya. Pemerintah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak berdasar karena tidak ada pangkalan militer asing yang dimiliki negara lain di Turki.

"Klaim yang tersebar di media sosial tentang 'pangkalan militer AS diserang di Turki' tidak benar. Tidak ada pangkalan militer di Turki yang dimiliki oleh negara mana pun," demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak administrasi.

Pemerintah Turki juga menegaskan bahwa seluruh wilayah udara, darat, dan laut beserta instalasi militernya berada sepenuhnya dalam kontrol dan kedaulatan nasional.

"Tidak ada serangan terhadap negara kami. Laporan yang dibuat untuk menggambarkan Turki sebagai pihak dalam konflik regional adalah upaya disinformasi terang-terangan," katanya.

Sebelumnya, pada Sabtu, 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, yang dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban sipil. Sebagai respons, Iran membalas dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel serta menyasar infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

(Sumber: Antara)

x|close