A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

DPR Iran: Timur Tengah Tak Akan Damai Selama Pangkalan AS Masih Ada - Ntvnews.id

DPR Iran: Timur Tengah Tak Akan Damai Selama Pangkalan AS Masih Ada

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 04:53
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah pemukiman penduduk Iran. (ANTARA/Anadolu/py) Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah pemukiman penduduk Iran. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyampaikan pernyataan tegas mengenai keberadaan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Pernyataan tersebut muncul tidak lama setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara Teluk.

Ghalibaf menekankan bahwa kebijakan pertahanan Iran tetap berpegang pada prinsip yang diwariskan oleh mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

"Timur Tengah tak akan damai selama pangkalan Amerika Serikat masih ada di sana. Para pejabat dan rakyat Iran bersatu dalam prinsip ini," ujarnya melalui platform X, seperti dikutip dari Arab News, Senin, 9 Maret 2026.

Beberapa jam setelah pernyataan tersebut, Iran kembali meluncurkan serangan menggunakan rudal dan drone yang diarahkan ke sejumlah negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain. Serangan tersebut memicu sirene peringatan di berbagai kota.

Di Arab Saudi, Kementerian Pertahanan melaporkan bahwa sebuah rudal balistik yang diarahkan ke Pangkalan Udara Prince Sultan jatuh di area tak berpenghuni sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Otoritas setempat juga menyebut sejumlah rudal dan drone berhasil dicegat meskipun gangguan dan peringatan sempat terjadi di beberapa wilayah.

Baca Juga: AS Mulai Gunakan Pangkalan Militer Inggris untuk Operasi Pertahanan Hadapi Iran

Sementara itu, pemerintah Uni Emirat Arab menyatakan puing-puing dari insiden tersebut menyebabkan kerusakan ringan pada bagian luar sebuah menara di kawasan Dubai Marina, Dubai. Tidak ada korban luka dan situasi dilaporkan tetap terkendali.

Di Manama, Kementerian Dalam Negeri Bahrain melaporkan sebuah serangan memicu kebakaran yang merusak sebuah rumah serta bangunan lain di sekitarnya. Selain itu, tangki bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait juga menjadi target serangan drone yang disebut sebagai upaya penargetan langsung terhadap infrastruktur vital.

Qatar turut melaporkan serangan serupa. Kementerian pertahanan negara tersebut menyebut wilayahnya menjadi sasaran 10 rudal balistik dan dua rudal jelajah yang diluncurkan dari Iran sehari sebelumnya.

Arsip - Ledakan akibat serangan rudal Iran ke Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026. ANTARA/Xinhua/Chen Junqing/am. <b>(Antara)</b> Arsip - Ledakan akibat serangan rudal Iran ke Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026. ANTARA/Xinhua/Chen Junqing/am. (Antara)

Di tengah meningkatnya ketegangan, Bandara Internasional Dubai sempat menghentikan operasionalnya sementara pada Sabtu setelah sebuah objek tak dikenal berhasil dicegat di dekat area bandara.

Seorang saksi mata mengaku mendengar ledakan keras yang diikuti kepulan asap di sekitar lokasi. Rekaman yang diverifikasi AFP juga memperdengarkan suara drone sebelum ledakan terjadi di dekat ruang tunggu bandara.

"Telah terjadi insiden kecil akibat jatuhnya puing-puing setelah pencegatan", bunyi pernyataan pemerintah tanpa menyebutkan bandara secara langsung.

Baca Juga: Kulit Sehat Berawal dari Skin Barrier yang Kuat, Ini Tips Perawatannya

Situs pelacakan penerbangan Flightradar24 sebelumnya menunjukkan sejumlah pesawat sempat berputar di udara dalam pola menunggu sebelum mendapat izin mendarat.

Maskapai Emirates sempat mengumumkan penghentian sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Dubai melalui unggahan di X yang kemudian dihapus. Maskapai tersebut selanjutnya menyatakan bahwa operasional penerbangan telah kembali berjalan normal.

x|close