Ntvnews.id, Nepal - Rapper berusia 35 tahun, Balendra Shah, diperkirakan akan menjadi perdana menteri baru Nepal setelah hasil resmi pada Selasa 10 Maret 2026, menunjukkan partainya meraih kemenangan besar dalam pemilihan umum yang digelar pekan lalu.
Partai Rastriya Swatantra (RSP), yang baru berdiri sekitar 3,5 tahun lalu, berhasil memenangkan 125 dari 165 kursi daerah pemilihan untuk Dewan Perwakilan Rakyat Nepal.
Selain itu, partai tersebut juga mengamankan sekitar 48 persen dari 10 juta suara proporsional yang telah dihitung di 164 daerah pemilihan, menurut komisi pemilihan umum setempat.
Pemilu yang digelar pada Kamis 5 Maret 2026 itu merupakan pemilihan pertama sejak gelombang protes besar yang dipelopori kaum muda mengguncang Nepal sejak September 2025.
Baca Juga: Tailan dan Nepal Perketat Skrining Bandara Usai Masuk Zona Risiko Tinggi Virus Nipah
Dalam aksi tersebut, para demonstran menuntut pencabutan larangan penggunaan media sosial serta pemberantasan korupsi, yang akhirnya berujung pada jatuhnya pemerintahan Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli.
Sebelumnya, Oli memimpin pemerintahan koalisi antara Partai Komunis Nepal Marxist-Leninist Bersatu dan Kongres Nepal.
Ketika parlemen beranggotakan 275 orang dibubarkan akibat protes tersebut, RSP saat itu masih menjadi partai terbesar keempat di negara tersebut.
Balendra Shah, yang sebelumnya menjabat sebagai wali kota Kathmandu, bergabung dengan RSP pada Januari lalu.
Ia dinilai berperan penting dalam meningkatkan popularitas partai, terutama di kalangan generasi muda Nepal yang menjadi basis dukungan utama.
Baca Juga: Nepal Gratiskan Visa Turis dan Sediakan Bus Gratis Pasca Kerusuhan di Kathmandu
Jika tren perolehan suara ini terus berlanjut, RSP berpotensi menjadi partai tunggal pertama yang meraih mayoritas di Nepal sejak 1999.
Pemerintahan baru di bawah Shah nantinya akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menciptakan lapangan kerja di tengah tingginya tingkat pengangguran hingga upaya pemberantasan korupsi.
Selain itu, pemerintah juga perlu menangani isu pekerja migran Nepal di Timur Tengah yang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 3 juta orang, terutama di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Pemerintahan Shah juga diharapkan mampu menjaga hubungan diplomatik yang baik dengan India dan China.
(Sumber: Antara)
Balendra Shah. (Instagram)