Dubes Iran Apresiasi Solidaritas Masyarakat Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mar 2026, 13:37
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat menyampaikan pernyataan pers di kediamaannya di Jakarta, Kamis 5/4/2026). ANTARA/Kuntum Khaira Riswan/pri. (ANTARA/Kuntum Khaira Riswan.) Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat menyampaikan pernyataan pers di kediamaannya di Jakarta, Kamis 5/4/2026). ANTARA/Kuntum Khaira Riswan/pri. (ANTARA/Kuntum Khaira Riswan.) (Antara)

Ntvnews.id,  Jakarta -  Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas solidaritas serta dukungan yang diberikan kepada rakyat Iran di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan video yang diunggah di media sosial resminya, Rabu 18 Maret 2026.

Boroujerdi mengungkapkan bahwa bentuk dukungan dari masyarakat Indonesia sangat beragam, mulai dari pengiriman ratusan karangan bunga hingga ribuan surat simpati.

"Kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas, dukungan, dan perhatian yang diberikan kepada rakyat Iran," kata Boroujerdi dalam sebuah pesan video yang diunggah di akun media sosial resminya, Rabu, 18 Maret 2026.

"Semoga semangat kemanusiaan, persaudaraan, serta solidaritas antara Indonesia dan Iran tetap terjaga dan semakin kuat," tambahnya.

Baca Juga: Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka bagi Negara yang Patuhi Protokol

Selain itu, sejumlah warga juga datang langsung ke Kedutaan Besar Iran di Jakarta untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mengecam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Dalam pernyataannya, ia juga menggambarkan kondisi di Iran sejak 28 Februari yang disebutnya mengalami serangan intensif.

"Musuh tidak mematuhi kode etik atau perilaku internasional yang harus dipatuhi pada masa perang, mulai dari menyerang sekolah dasar, membunuh anak-anak, hingga membuat pemimpin spiritual Iran menjadi Syahid," katanya.

Ia menuding serangan tersebut menyasar berbagai objek, termasuk organisasi warga, sekolah, hingga fasilitas publik, yang mengakibatkan korban sipil.

"Musuh tidak menahan diri dari apapun dan telah melanggar semua garis merah etika dan kebiasaan internasional," lanjutnya.

Baca Juga: Dubes Iran Bantah Isu Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia

Konflik meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran. Serangan itu dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Sebagai tanggapan, Iran melakukan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Boroujerdi berharap hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Iran tetap terjaga dan semakin kuat di tengah situasi yang penuh tantangan.

Ia menekankan pentingnya semangat kemanusiaan dan solidaritas internasional dalam menanggapi konflik yang berdampak pada masyarakat sipil

(Sumber: Antara)

x|close