Wapres Gibran Serukan Persatuan dan Toleransi di Tengah Ketegangan Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Apr 2026, 13:38
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) didampingi Ketua Sinode GMIT Kupang Pdt. Samuel Benyamin Pandie (kedua kiri), Gubernur NTT Melki Laka Lena (kiri) serta Walikota Kupang Kupang Christian Widodo saat menghadiri acara PAwai Paskah 2026 di Kupang, Senin (6/4). ANTARA/Kornelis Kaha Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) didampingi Ketua Sinode GMIT Kupang Pdt. Samuel Benyamin Pandie (kedua kiri), Gubernur NTT Melki Laka Lena (kiri) serta Walikota Kupang Kupang Christian Widodo saat menghadiri acara PAwai Paskah 2026 di Kupang, Senin (6/4). ANTARA/Kornelis Kaha (Antara)

Ntvnews.id, Kupang - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga toleransi di tengah situasi konflik internasional, khususnya yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

"Sebagai bangsa yang majemuk dan berbhineka, kita perlu menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai-nilai toleransi," kata Wapres Gibran di Kupang, Senin, saat memberikan sambutan ketika menghadiri acara Pawai Paskah 2026 ke 30 yang digelar oleh Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

Dalam sambutannya, Wapres mengingatkan pentingnya tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber konflik, baik dalam kehidupan bermasyarakat, antaragama, maupun dalam konteks kebangsaan. Ia juga menyoroti maraknya penyebaran informasi tidak benar di media sosial yang berpotensi memicu perpecahan.

Baca Juga: Paskah Perdana Paus Leo XIV Diselimuti Bayang-bayang Perang Timur Tengah

"Jika ada bibit kesalahpahaman, segera dimediasi, diklarifikasi, serta dicari jalan tengahnya," ujar Wapres Gibran.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekuatan bangsa terletak pada kekompakan dan stabilitas. Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan optimal apabila kondisi negara diliputi ketidakstabilan dan perpecahan.

Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada GMIT atas kontribusinya dalam menjaga harmoni dan perdamaian, baik di Nusa Tenggara Timur maupun di berbagai wilayah lain di Indonesia.

Menanggapi dinamika global, Gibran menilai konflik yang terjadi di sejumlah negara turut berdampak pada kondisi ekonomi dunia yang semakin tidak menentu.

Baca Juga: Pengunjung Ancol Capai 122.128 Orang Saat Libur Paskah

"Hal ini menyebabkan guncangan di negara lainnya. Dan pelajaran yang bisa kita ambil salah satunya adalah konflik dan perang akan membawa kemunduran dan ada harga yang sangat mahal yang harus dibayar baik oleh pihak yang berkonflik tetapi pihak lainnya," ujar Wapres Gibran.

Sebagai simbol ajakan damai, dalam kesempatan tersebut Wapres turut menyerahkan obor perdamaian kepada para peserta Pawai Paskah sebagai bentuk seruan untuk menjaga perdamaian dunia di tengah berbagai konflik yang masih berlangsung.

(Sumber: Antara)

x|close