Ntvnews.id
Penyaluran bansos ini mengacu pada data Kementerian Sosial (Kemensos) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sejumlah program bansos yang mulai dicairkan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Program Indonesia Pintar (PIP).
Untuk PKH, bantuan yang diberikan berkisar antara Rp225.000 hingga Rp2.700.000 per tiga bulan dengan sasaran sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Baca Juga: Kemensos Salurkan Lebih dari Rp700 Miliar Bansos Bencana di Sumatera
Sementara BPNT disalurkan sebesar Rp600.000 per tiga bulan kepada jumlah penerima yang sama.
Adapun Program Indonesia Pintar (PIP) menyasar sekitar 19,48 juta siswa dengan besaran bantuan antara Rp450.000 hingga Rp1.800.000 per tahun yang disalurkan secara bertahap setiap bulan.
Program ini diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses layanan pendidikan secara layak.
Selain membantu meringankan beban ekonomi, bansos juga memiliki manfaat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat agar dapat keluar dari garis kemiskinan, memastikan kebutuhan pangan bergizi terpenuhi, serta membantu pembiayaan pendidikan bagi kelompok rentan.
Baca Juga: Kemensos Salurkan Lebih dari Rp700 Miliar Bansos Bencana di Sumatera
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan berdasarkan pemutakhiran data secara berkala.
“Pemutakhiran data menjadi pedoman dalam penyaluran bansos setiap bulannya. Jadi untuk triwulan kedua ini (cair) dimulai pekan kedua April,” ujarnya.
Pemerintah juga menyediakan layanan pengecekan penerima bansos secara daring agar masyarakat dapat memastikan status penerimaan bantuan secara transparan.
Berikut Infografiknya:
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat kurang mampu pada April 2026 untuk meringankan beban ekonomi mereka serta meningkatkan akses terhadap pendidikan. (Antara)
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat kurang mampu pada April 2026 untuk meringankan beban ekonomi mereka serta meningkatkan akses terhadap pendidikan. (Antara)