TNI AU Siap Tambahan Pesawat A400M, Tapi Nunggu Keputusan Kemhan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Apr 2026, 13:27
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono (tengah) saat jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026). ANTARA/Walda Marison. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono (tengah) saat jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026). ANTARA/Walda Marison. (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Mohamad Tonny Harjono menyatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Pertahanan terkait rencana penambahan empat unit pesawat angkut A400M.

Ia menjelaskan bahwa dalam struktur pertahanan, TNI AU berperan sebagai pengguna alat utama sistem senjata (alutsista), sementara keputusan pengadaan berada di tangan pemerintah melalui Kementerian Pertahanan.

"Sebagai pengguna kekuatannya adalah Panglima TNI. Jadi saya siapkan, Panglima yang menggunakan," kata Tonny saat jumpa pers usai upacara HUT ke-80 TNI AU di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis 9 April 2026.

Tonny menegaskan bahwa selain sebagai operator, TNI AU juga memiliki tanggung jawab dalam hal pemeliharaan, pembinaan, serta pembangunan infrastruktur pendukung alutsista.

Baca Juga: KSAU Terima Direksi Nusantara TV, Bahas Kerja Sama Publikasi

Tak hanya itu, TNI AU juga memastikan kesiapan sumber daya manusia, termasuk pelatihan bagi awak yang akan mengoperasikan peralatan tersebut agar memenuhi standar yang dibutuhkan.

Ia kembali menegaskan kesiapan TNI AU apabila pemerintah memutuskan untuk melanjutkan pengadaan tambahan pesawat tersebut.

"Jadi, pengembangan pesawat A400M, kami menunggu dari Kemhan sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kami, tetapi Angkatan Udara bersiap," ucap Tonny.

Saat ini, TNI AU telah memiliki dua unit pesawat angkut A400M produksi Airbus yang diterima pada 2026. Pemerintah juga membuka opsi untuk menambah armada guna mendukung berbagai operasi militer maupun nonmiliter.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah mengaktifkan kontrak pembelian dua unit A400M dan tengah mempertimbangkan opsi penambahan empat unit lagi.

Baca Juga: Viral Dugaan Transaksi Tramadol di Depan Markas Satrekon, TNI AU Bilang Begini

"Kita sudah aktif (kontrak pembelian pesawat A400M) dua unit. Kita sudah ada opsi empat unit. Kita mungkin negosiasi untuk kita tanda tangan (pembelian) empat unit lagi. Sementara itu," kata Prabowo saat menerima unit pertama A400M di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada November 2025.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan terkait kelanjutan rencana pembelian tambahan pesawat angkut tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close