Ntvnews.id, Vatikan - Pemimpin Gereja Katolik Paus Leo XIV kembali menyuarakan kecaman terhadap konflik bersenjata yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Ia menyerukan agar pihak-pihak yang memicu perang menghentikan aksi unjuk kekuatan melalui konflik.
Dilansir dari AFP, Senin, 13 April 2026, Paus Leo mengkritik para penghasut perang sekaligus mengajak masyarakat dunia untuk kembali mengedepankan perdamaian serta "percaya sekali lagi pada cinta, moderasi, dan politik yang baik".
Dalam salah satu seruan paling kuatnya terkait konflik di Timur Tengah, Paus asal Amerika Serikat itu menegaskan bahwa keimanan dibutuhkan untuk menghadapi masa-masa sulit secara bersama.
"Cukup sudah penyembahan diri dan uang! Cukup sudah pameran kekuasaan! Cukup sudah perang! Kekuatan sejati ditunjukkan dalam melayani kehidupan," kata Paus Leo dalam pidatonya saat doa bersama untuk perdamaian di Basilika Santo Petrus.
Baca Juga: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia dalam Pesan Paskah di Vatikan
Meski disampaikan dengan gaya tenang khasnya, pernyataan Paus yang kini berusia 70 tahun itu dinilai sebagai salah satu kritik paling tegas terhadap eskalasi konflik global yang terus terjadi.
"Saudara-saudari terkasih, tentu ada tanggung jawab yang mengikat yang dibebankan kepada para pemimpin negara. Kepada mereka kami berseru: Hentikan! Sudah waktunya untuk perdamaian! Duduklah di meja dialog dan mediasi, bukan di meja tempat persenjataan ulang direncanakan dan tindakan mematikan diputuskan!" tegas dia.
Seperti dalam pernyataan-pernyataan sebelumnya, Paus Leo XIV tidak menyebutkan nama negara maupun tokoh politik tertentu dalam seruannya tersebut.
Paus Leo XIV. ANTARA/Anadolu/py (ANTARA/Anadolu) (Antara)