GAMKI hingga Pemuda Katolik Polisikan JK Buntut Ceramah di UGM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 08:21
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) dilaporkan sejumlah organisasi ke Polda Metro Jaya. Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) dilaporkan sejumlah organisasi ke Polda Metro Jaya.

Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI), Pengurus Pusat Pemuda Katolik dan sejumlah organisasi lainnya melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) ke polisi. Ini buntut pernyataan JK saat ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pernyataan JK dalam ceramah, dinilai menyinggung umat Kristen.

Dalam keterangannya, DPP GAMKI mengutip pernyataan JK yang dinilai kontroversial, yang menyinggung konflik di Poso dan Ambon pada awal tahun 2000-an. Mereka mempermasalahkan soal frasa "syahid" yang diungkap JK, terkait konflik yang menyinggung agama, termasuk di Poso dan Ambon.

Atas pernyataan itu, GAMKI bersama Pengukur Pusat Pemuda Katolik, Dewan Pakar Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Gerakan Perjuangan Masyrakat Pluralisme, DPP Si Pitung, hingga DPP Horas Bangso Batak memutuskan melaporkan JK ke polisi.

"Bersama ini kami yang terdiri dari berbagai lembaga Kristen dan organisasi masyarakat akan melaporkan Bapak Jusuf Kalla ke-Kepolisian RI," ujar Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Sinurat dalam keterangannya, Minggu, 12 April 2026.

Sahat menyatakan, mereka mengecam keras pernyataan JK yang dinilai menyakiti hati umat Kristen dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurutnya, agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh orang berbeda keyakinan maka akan masuk surga. Justru, lanjut dia, Kristen mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun.

Menanggapi pelaporan itu, Juru Bicara JK, Husain Abdullah menyatakan DPP GAMKI dan organisasi yang melaporkan harus mendalami konteks pidato lengkap JK di UGM pada 5 Maret 2026 lalu.

Husain turut meminta mereka bertanya ke tokoh perdamaian yang masih hidup, terkait fakta sosiologis kedua pihak yang bertikai kala itu, baik di Poso maupun di Ambon yang menggunakan jargon atau simbol agama.

"JK hadir mendamaikan justru dengan terlebih dahulu meluruskan pandangan yang mereka jadikan dasar untuk saling membunuh. Bahwa tidak ada satupun agama yang membolehkan umatnya saling membunuh. Bukannya akan mendapatkan surga tapi justeru masuk neraka," ujar Husain, Minggu, 12 April 2026.

x|close