Golkar Imbau Kader di Maluku Tenggara Tetap Tenang Usai Penikaman Nus Kei

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Apr 2026, 21:23
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia saat memberikan keterangan kepada awak media dalam kegiatan silaturahmi dengan pengurus DPD I Partai Golkar Aceh, di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Rahmat Fajri Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia saat memberikan keterangan kepada awak media dalam kegiatan silaturahmi dengan pengurus DPD I Partai Golkar Aceh, di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Rahmat Fajri (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta seluruh kader Golkar di Maluku Tenggara, Maluku, tetap menjaga ketenangan dan tidak terpancing emosi setelah peristiwa penikaman yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora (Nus Kei).

"Saya berharap kepada seluruh jajaran partai Golkar, terutama di Maluku Tenggara dapat tetap mengendalikan diri," kata Doli di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Ia mengimbau kader partai di daerah tersebut untuk menenangkan situasi serta mengawal proses hukum agar berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Doli juga mengaku terkejut dan menyayangkan peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, di tengah perkembangan bangsa saat ini, setiap persoalan seharusnya dapat diselesaikan melalui dialog dan pendekatan yang tenang.

Baca Juga: Bahlil Tekankan Soliditas Golkar, Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

"Saya berharap ini tidak ada kaitannya dengan urusan politik apalagi Golkar dan kalau ini pun urusannya pribadi, saya berharap keluarga juga tidak merespon dengan pendekatan yang sama," kata dia.

Ia menegaskan bahwa seluruh pihak perlu menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Doli juga menyampaikan apresiasi karena pelaku telah berhasil diamankan.

"Tentu kami keluarga besar partai Golkar turut berduka dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan," katanya.

Sebelumnya, Nus Kei menjadi korban penikaman di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara, pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 11.25 WIT, sesaat setelah tiba dari Jakarta.

Baca Juga: Terpopuler: 2 Kapal Pertamina Tak Bisa Lintasi Selat Hormuz, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas

Korban sempat dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun oleh keluarga sekitar pukul 12.00 WIT, namun meninggal dunia akibat luka yang diderita.

Polisi kemudian menangkap dua terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian.

(Sumber: Antara)

x|close