Menhub dan Dirut KAI Jajal KRL Bekasi Timur-Cikarang, Layanan Kembali Normal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 15:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Dirut KAI dan Menhub jajal KRL Dirut KAI dan Menhub jajal KRL (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Layanan KRL Commuter Line di lintas Bekasi Timur-Cikarang dipastikan kembali normal setelah sempat terganggu akibat kecelakaan kereta pada Senin, 27 April 2026 malam.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi usai melakukan uji coba perjalanan bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin.

Keduanya menjajal langsung perjalanan KRL dari Stasiun Bekasi Timur menuju Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 29 April 2026 siang.

Uji coba ini menjadi langkah untuk memastikan kesiapan operasional setelah insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Respons Dirut KAI Soal Usul Menteri PPPA Gerbong Wanita di Tengah: Kami Tak Bedakan Gender

Menurut Dudy, uji coba dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), yang telah menyatakan jalur dan sistem aman untuk kembali dioperasikan.

"Ini bagian dari kita apa melakukan uji coba, tadi KNKT sudah menyatakan silakan dijalankan. Jadi kereta yang dari Bekasi kita uji coba sampai ke Cikarang. Nah, selesai ini stasiun Bekasi Timur sudah bisa difungsikan kembali untuk KRL ya khususnya, untuk melayani masyarakat," ucapnya di dalam KRL.

Ia menambahkan, pembukaan kembali layanan ini diharapkan menjadi momentum perbaikan ke depan. Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan demi peningkatan kualitas layanan KRL.

Sebelumnya, operasional KRL sempat dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi. Kini, perjalanan telah kembali normal hingga Cikarang, sehingga mobilitas penumpang kembali lancar.

Tak hanya itu, Dudy memastikan bahwa kecepatan perjalanan KRL juga sudah kembali seperti semula. Hal ini menandakan bahwa seluruh aspek teknis, mulai dari rel hingga sistem persinyalan, telah dinyatakan aman.

"Sudah, saya rasa sudah normal ya, kecepatannya tadi karena KNKT sudah mengatakan sudah bisa dioperasikan kembali stasiunnya," tutupnya.

x|close