Anggota DPRD DKI Tina Toon Minta Pramono Tambah 200 Sekolah Gratis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Apr 2026, 13:43
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Rapat Paripurna DPRD Rapat Paripurna DPRD (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Program sekolah swasta gratis di Jakarta terus mendapat perhatian serius. DPRD DKI Jakarta mendorong Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk menambah jumlah sekolah gratis hingga mencapai 200 sekolah demi memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan oleh anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Agustina Hermanto alias Tina Toon dalam rapat paripurna DPRD DKI. Ia menilai program ini sudah berjalan baik, namun masih perlu diperluas agar manfaatnya lebih merata.

Menurut Tina yang juga wakil komisi E tersebut, jumlah sekolah swasta gratis mengalami peningkatan signifikan, dari 40 sekolah pada 2023 menjadi 103 sekolah saat ini. Ia berharap ke depan jumlah tersebut terus bertambah hingga menyentuh angka 200 sekolah.

"Dan mudah-mudahan nanti kalau kami sih mintanya nambah jadi 200 Pak, tapi mudah-mudahan lancar dan betul-betul sesuai mekanisme," ucapnya, Kamis, 30 April 2026.

Selain penambahan jumlah sekolah, ia juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta memastikan bahwa program ini benar-benar dinikmati oleh siswa dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan pendidikan.

Program sekolah swasta gratis ini diketahui didukung anggaran besar, mencapai sekitar Rp250 miliar.

Baca Juga: Pramono Gratiskan 103 Sekolah Swasta, Anggaran Capai Rp253,6 Miliar

Tina Toon <b>(Youtube DPRD DKI )</b> Tina Toon (Youtube DPRD DKI )

Saat ini, terdapat tiga skema utama bantuan pendidikan di Jakarta, yaitu sekolah negeri, program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dengan ratusan ribu penerima, serta program sekolah swasta gratis yang terus berkembang.

DPRD berharap dengan peningkatan anggaran dan jumlah program, semakin banyak anak di Jakarta yang mendapatkan akses pendidikan layak tanpa terkendala biaya. Target besarnya adalah memastikan seluruh anak, khususnya dari keluarga kurang mampu, dapat mengenyam pendidikan.

"Yang diharapkan adalah anggaran bertambah, program bertambah, penerima manfaat juga bertambah. Diharapkan ini sasarannya untuk yang belum dapat pendidikan gratis sama sekali atau bantuan," terang Tina.

Selain itu, Tina juga berharap persoalan bantuan sosial yang selama ini kerap tidak tepat sasaran dapat diperbaiki di era kepemimpinan saat ini, sehingga program pendidikan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Jadi goal-nya semua anak Jakarta nantinya, terutama yang kurang mampu, bisa sekolah dan mendapatkan bantuan. Dan carut-marut untuk bantuan sosial yang tidak tepat sasaran bisa selesai di era Pak Gub dan Pak Wagub, Pak Heru dan Bang Heru. Itu yang saya harapkan dan juga pasti kawan-kawan. Mudah-mudahan bisa terlaksana," tutupnya.

x|close