Menteri PKP Targetkan Rusun Subsidi Meikarta Akad Akhir 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Apr 2026, 19:08
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberi keterangan ketika dijumpai di sela-sela Kongres PIKI, Jakarta, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri) Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberi keterangan ketika dijumpai di sela-sela Kongres PIKI, Jakarta, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri) (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menargetkan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, dapat mulai melakukan akad penjualan kepada masyarakat pada akhir tahun 2026.

“Kami sudah ground breaking, sudah land clearing, mudah-mudahan kita bisa melakukan akad penjualan kepada rakyat di akhir tahun ini,” ujar Ara, sapaan akrab Maruarar, saat ditemui di sela-sela Kongres PIKI di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ara mengungkapkan bahwa pihak Lippo Group telah menghibahkan lahan di Meikarta kepada pemerintah. Selanjutnya, pembangunan proyek tersebut akan dilakukan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

“Jadi, negara mendapatkan tanah. Nah, yang membangun adalah Danantara,” ucap Ara.

Ia menilai proyek pembangunan rusun subsidi di Meikarta menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, khususnya dalam penyediaan lahan untuk hunian masyarakat.

Baca Juga: Percepat Program 3 Juta Rumah, Prabowo Dorong Kampus Lakukan Riset Perumahan di Indonesia

Sebelumnya, pemerintah memang tengah mempercepat penyediaan hunian layak melalui pembangunan rusun subsidi di Kabupaten Bekasi.

Proyek ini ditargetkan mampu menyediakan hingga 141.000 unit hunian vertikal secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menegaskan bahwa pengembangan hunian vertikal menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan lahan, khususnya di wilayah penyangga ibu kota.

Ia juga memastikan bahwa lokasi proyek di Kabupaten Bekasi telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis, sehingga proses pembangunan dapat berjalan tanpa kendala di masa mendatang.

Selain itu, Qodari menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proyek ini, termasuk Lippo Group sebagai pemilik kawasan Meikarta, Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta Danantara Indonesia yang berperan dalam pembangunan.

Baca Juga:Pemerintah: Program 3 Juta Rumah Hidupkan Ekonomi, Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah berharap kerja sama dengan sektor swasta ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, sehat, serta terjangkau.

(Sumber: Antara)

x|close