Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik eks aktivis sekaligus tokoh buruh, Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) di Istana Negara, Jakarta, pada 27 April 2026 lalu. Dalam pelantikan Jumhur, hadir pengamat politik Rocky Gerung dan aktivis Syahganda Nainggolan.
Syahganda menjelaskan mengapa dirinya dan Rocky bisa hadir dalam pelantikan Jumhur. Menurut Syahganda, kehadirannya dan Rocky dimungkinkan, karena diperkenalkan oleh Jumhur sebagai keluarga.
Mulanya, Jumhur bilang kepada pihak Istana akan membawa Rocky dan Syahganda dalam pelantikannya.
"Jadi waktu Jumhur bilang sama (orangnya) Presiden, 'Boleh nggak Pak, saya bawa keluarga saya?'. 'Siapa keluarga kamu?'. 'Namanya Rocky Gerung sama Syahganda, Pak'," ujar Syahganda mengisahkan awal-mula kehadirannya di Istana, Kamis, 30 April 2026.
Hal ini diungkapkan Syahganda, dalam diskusi Buka Fakta bertajuk "Reshuffle Kabinet: Konsolidasi Kekuasaan atau Optimalisasi Kinerja?", yang digelar Forum Jurnalis Merdeka (FJM) bersama MediaTrust.ID.
Syahganda melanjutkan, Jumhur kala itu ditanya mengapa turut membawa Rocky dan Syahganda kala pelantikan. Sebab, keduanya dinilai bukanlah keluarga dari Jumhur. Jumhur lantas memberikan penjelasan.
"'Loh, hubungannya apa?'. Ditanya sama orangnya Presiden. 'Oh yaudah'. 'Jumhur itu punya paman, namanya Rocky Gerung. Syahganda itu paman anak-anaknya Jumhur. Nah jadi dua-duanya paman, kita masuklah ke sana. Jadi ketika ditanya protokol kita keluarga," papar Syahganda.
Lebih lanjut, Syahganda mendukung penuh keberadaan Jumhur di Kabinet Merah Putih. Ia yakin Jumhur dapat berkontribusi besar bagi pemerintahan Presiden Prabowo maupun bangsa.
Apalagi, reputasi Jumhur dipandangnya sudah sangat baik semasa menjadi Kepala BNP2TKI di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan ketika menjadi aktivis dahulu.
"Jadi Jumhur itu bisa kira-kira, hawanya itu, untuk kebaikan itu bisa dinilai dengan (setara) 10 menteri. Nah mudah-mudahan ada perbaikan dalam waktu dekat," tuturnya.
Syahganda pun berharap Prabowo mendengarkan masukan dari Jumhur. Terlebih, kata dia, baru dilantik namun belum serah terima jabatan Menteri LH, Jumhur sudah diajak Prabowo mendampingi kunjungannya ke daerah.
"Mudah-mudahan Presiden terus membuat Jumhur sebagai pendamping beliau," tandas Syahganda.
Sebelumnya, Rocky Gerung menjelaskan kehadirannya di Istana guna mendampingi kawannya, Jumhur Hidayat, yang dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup. Di mata Rocky, Jumhur adalah seorang intelektual yang mempelajari berbagai bidang mulai dari ekonomi hingga lingkungan.
"Jadi karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu. Itu alasan saya ada di sini," kata Rocky.
Saat di Istana, Rocky maupun Syahganda sempat dihampiri dan disalami Prabowo, serta tertawa bersama.
Syahganda Nainggolan mengisahkan awal-mula dirinya dan Rocky Gerung bisa hadir di Istana dalam pelantikan Jumhur Hidayat.