Ribuan Buruh Mulai Padati Monas untuk Peringatan May Day 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mei 2026, 07:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ribuan Buruh Mulai Padati Monas untuk Peringatan May Day 2026 Ribuan Buruh Mulai Padati Monas untuk Peringatan May Day 2026 (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Ribuan buruh dari berbagai daerah mulai memadati kawasan Monumen Nasional sejak pagi hari dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Jumat, 1 Mei 2026.

Dari pantauan NTVnews.id di lokasi, Massa buruh tampak datang secara bergelombang dengan membawa atribut serikat pekerja, bendera organisasi, hingga spanduk berisi tuntutan dan aspirasi terkait kesejahteraan pekerja.

Sejumlah peserta terlihat memenuhi area Silang Monas sambil meneriakkan yel-yel perjuangan buruh. Kehadiran aparat keamanan serta petugas pengatur lalu lintas turut mengawal jalannya acara agar tetap berlangsung tertib dan kondusif.

Antusiasme peserta semakin meningkat lantaran Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri langsung agenda tersebut dan disebut akan menyampaikan sejumlah kebijakan bagi kalangan pekerja.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional.

Baca Juga: Israel Cegat Kapal Bantuan Gaza, PM Malaysia Meradang!

Diketahui, Ketua Panitia May Day sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, sebelumnya mengonfirmasi jumlah peserta yang hadir mencapai ratusan ribu orang.

Ribuan Buruh Mulai Padati Monas untuk Peringatan May Day 2026 <b>(Istimewa)</b> Ribuan Buruh Mulai Padati Monas untuk Peringatan May Day 2026 (Istimewa)

"Jumlah massa terkonfirmasi 400.000. Dari buruh 211.000, dan ada juga teman-teman ojek online akan bergabung karena Bapak Presiden akan menyampaikan kejutan besok," ujar Andi Gani dalam konferensi pers di Menteng, Rabu, 29 April 2026.

Andi Gani menjelaskan kebijakan yang akan diumumkan Presiden berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan pekerja, termasuk soal regulasi ratifikasi ILO. Selain menyampaikan pidato, Presiden juga dijadwalkan berinteraksi langsung dengan para pimpinan serikat buruh di atas panggung utama acara.

x|close