Prabowo Bakal Bangun Kota-kota Baru, Dilengkapi Rusun, Daycare dan Transportasi untuk Buruh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mei 2026, 11:27
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo di Peringatan Hari Buruh. Presiden Prabowo di Peringatan Hari Buruh. (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencananya membangun kota-kota baru yang dilengkapi rumah susun, tempat penitipan anak atau daycare hingga transportasi massal untuk kaum buruh. Hal itu diungkapkan Prabowo dalam pidatonya saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Silang Monas, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.

Mulanya, Prabowo menyatakan telah menyimak dan mempertimbangkan sejumlah usulan yang disampaikan pimpinan organisasi buruh. Salah satunya terkait tempat penitipan anak dan hunian layak yang terjangkau bagi kaum buruh.

"Tadi juga disampaikan, bahwa buruh sangat memerlukan rumah, rumah yang terjangkau, kita sudah membangun cukup banyak tahun ini, sudah sampai 350.000 rumah, tetapi sasaran kita adalah minimal 1 juta rumah, kita akan mulai tahun ini juga. 1 juta rumah yang dekat tempat bekerja," katanya.

Prabowo menyatakan, sudah merencanakan untuk membangun kota-kota baru. Di tiap kota itu, kata Prabowo, akan dibangun sekitar 100.000 unit rumah susun (rusun).

Baca Juga: Prabowo Subianto Bentuk Satgas PHK, Janji Negara Lindungi Buruh dari Pemecatan

"Saya sudah rencanakan kita akan bikin kota-kota baru, kota-kota baru. Tiap kota mungkin terdiri dari 100.000 rumah, rumah susun, 100.000," katanya.

Kepala Negara mengaku sudah memerintahkan agar tiap kota dilengkapi dengan fasilitas pendidikan, olahraga, daycare, hingga transportasi massal.

"Saya perintahkan harus ada sekolah, harus ada fasilitas olahraga, harus ada daycare, harus ada rumah sakit, dan yang paling penting harus ada transport, transportasi. Entah kereta api ringan, bus, supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik," katanya.

Tak hanya itu, Prabowo menyatakan, para buruh akan mendapat kartu agar dapat menggunakan transportasi dengan harga murah.

"Kita akan coba bahwa nanti buruh yang diberi kartu, bisa naik transportasi dengan harga yang sangat ringan," katanya.

x|close