Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan untuk Tingkatkan Kesejahteraan 6 Juta Nelayan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mei 2026, 12:17
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). (ANTARA/YouTube/BPMI Sekretariat Presiden) Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). (ANTARA/YouTube/BPMI Sekretariat Presiden) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan peningkatan kesejahteraan sekitar enam juta nelayan melalui pembangunan 1.386 Kampung Nelayan yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pada tahun ini. Program tersebut disampaikan dalam pidatonya saat peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat.

"Kita tahun ini akan meresmikan 1.386 kampung nelayan. Pertama kali dalam sejarah Indonesia nelayan diurus," kata Presiden Prabowo.

Ia juga memastikan program tersebut akan terus berlanjut dengan pembangunan sekitar 1.500 kampung nelayan setiap tahun dalam empat tahun ke depan. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan nelayan akan berdampak langsung pada lebih dari 20 juta anggota keluarga mereka.

Baca Juga: AHY Tinjau Penataan Kampung Nelayan Tanjung Anom, Dorong Konsep Indonesia ASRI

Pemerintah, lanjut Presiden, akan menyediakan berbagai infrastruktur penting yang selama ini menjadi kendala, termasuk fasilitas penyimpanan hasil tangkapan. Salah satu langkah konkret adalah pembangunan pabrik es di setiap kampung nelayan.

"Yang selama ini mereka susah, mereka melaut tanpa es, sekarang kita bikin pabrik es di tiap Kampung Nelayan. Kita juga akan bantu kapal-kapal untuk mereka," kata Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden mengumumkan telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188 sebagai upaya memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor perikanan.

"Ada satu lagi hadiah untuk buruh, saya baru saja tanda tangan Perpres Nomor 25 Tahun 2026 tentang Ratifikasi Konvensi International Labour Organization Nomor 188, untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan," katanya.

Baca Juga: AHY Dorong Pembangunan Pabrik Es di Kampung Nelayan Tanjung Anom

Di sisi lain, Presiden juga menekankan pentingnya penyelesaian Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan agar memberikan perlindungan yang lebih luas bagi pekerja. Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk segera merampungkan pembahasan bersama DPR.

"Kalau bisa tahun ini juga harus selesai, dan undang-undang itu harus berpihak pada kaum buruh," kata Presiden menegaskan.

Selain program di sektor perikanan, Presiden juga menyoroti berbagai kebijakan lain untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, seperti kenaikan upah minimum, penambahan rumah subsidi, hingga pemberian bonus hari raya bagi pengemudi dan kurir.

(Sumber: Antara)

x|close