Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Taufik Hidayat menegaskan seluruh elemen di PBSI harus melakukan introspeksi setelah kegagalan tim Indonesia di Piala Thomas 2026.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang tersebut, tim Merah Putih gagal melaju dari fase grup sehingga menjadi catatan buruk bagi bulu tangkis nasional.
"Ini evaluasi besar ke depannya. Kita tidak salahkan siapa-siapa. Semua harus introspeksi," kata Taufik Hidayat dalam konferensi pers di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.
Taufik menjelaskan PBSI saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim Thomas Indonesia yang dinilai tampil kurang meyakinkan selama turnamen berlangsung di Horsens.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Ketua PBSI Kota Madiun Terkait Kasus Korupsi Maidi
Menurutnya, salah satu kendala utama yang dihadapi tim Indonesia adalah masalah kesiapan atlet, termasuk kondisi fisik pemain yang dinilai belum optimal sehingga memengaruhi performa saat bertanding.
"Ada beberapa atlet yang ditanya siap? Siap! Namun di lapangan tidak siap. Akhirnya dari Piala Thomas kemarin, kami sepakat untuk berusaha sinkron. Kalau dokter bilang atletnya bilang belum bisa tanding, pelatih juga tidak boleh meminta atletnya berlaga. (Akhirnya) di Thomas kemarin ada yang beda-beda (susunan pemainnya). Waktu lawan Prancis kemarin. Biasanya kan ganti-gantian single (lalu) double," tutur Taufik, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004.
Ia memastikan PBSI membuka peluang melakukan perubahan dalam jajaran pelatih sektor putra sebagai bagian dari langkah evaluasi menyeluruh.
Baca Juga: Evaluasi PBSI: Tim Thomas Indonesia Gagal Lolos Fase Grup, Soroti Konsistensi dan Strategi Lawan
Selain itu, PBSI juga disebut tengah mempersiapkan program regenerasi serta akselerasi atlet untuk memperkuat tim nasional ke depan.
Pada ajang Piala Thomas 2026, Indonesia tergabung di Grup D bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair.
Di fase grup tersebut, Indonesia finis di posisi ketiga klasemen akhir sehingga gagal melangkah ke babak gugur.
Selama tampil di turnamen itu, Indonesia berhasil menang 5-0 atas Aljazair dan 3-2 melawan Thailand.
Namun, pada pertandingan terakhir, Indonesia harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-4.
(Sumber: Antara)
Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) Taufik Hidayat (kedua dari kiri) dalam konferensi pers di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Jumat 8 Mei 2026. (ANTARA/Fajar Satriyo) (Antara)