Ntvnews.id, Jakarta - Harapan besar tim nasional Indonesia untuk tampil di ajang Piala Dunia 2026 akhirnya harus pupus setelah langkah skuad Garuda terhenti di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sempat menghadirkan optimisme bagi para pendukung sepak bola nasional, Indonesia pada akhirnya belum mampu melanjutkan perjalanan menuju putaran final.
Kegagalan tersebut turut membawa perubahan besar di tubuh tim nasional setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutus kerja sama dengan jajaran pelatih yang dipimpin Patrick Kluivert.
Tidak lama setelah keputusan tersebut, PSSI resmi menunjuk mantan pelatih tim nasional Kanada, John Herdman, pada Jumat, 03 Januari 2026 untuk memimpin masa transisi timnas Indonesia.
Baca Juga: John Herdman Sebut Grup F Piala Asia 2027 Jadi Peluang Besar bagi Timnas Indonesia
Kehadiran Herdman diharapkan mampu menjadi fondasi awal dalam mempersiapkan skuad Garuda menghadapi target besar menuju Piala Dunia 2030.
Pelatih asal Inggris itu datang dengan membawa berbagai rencana strategis, terutama terkait proses regenerasi pemain.
Dengan waktu persiapan sekitar tiga tahun sebelum dimulainya Kualifikasi Piala Dunia 2030, Herdman mulai fokus membangun komposisi tim yang lebih matang dan kompetitif.
Langkah awal Herdman mulai terlihat saat memimpin Indonesia pada FIFA Series 2026 yang berlangsung pada Maret 2026.
Dari total 26 pemain yang dipanggil, Herdman mengombinasikan pemain senior berpengalaman dengan para pemain muda potensial.
Rata-rata usia skuad Garuda saat itu tercatat mencapai 25,7 tahun.
Keputusan tersebut dinilai selaras dengan rekam jejak Herdman yang selama ini dikenal berani memberi kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang di level tertinggi.
Dalam wawancara khusus bersama Redaksi Olahraga di Jakarta pada Selasa, 12 Mei 2026, Herdman menyebut Indonesia memiliki sumber daya pemain muda yang sangat menjanjikan.
- Memberdayakan pemain muda
Saat menangani tim nasional Kanada, Herdman dikenal sukses mengembangkan banyak pemain muda berbakat.
Salah satu nama yang paling menonjol adalah pemain Bayern Muenchen, Alphonso Davies, yang berkembang pesat di bawah arahannya dan kini menjadi salah satu pilar utama Kanada menuju Piala Dunia 2026.
Baca Juga: John Herdman: Piala Asia 2027 Jadi Langkah Penting Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Selain Davies, Herdman juga memberi ruang berkembang bagi Jonathan David dan Tajon Buchanan yang kini menjadi pemain penting bagi tim nasional Kanada.
Pendekatan serupa mulai diterapkan Herdman di Indonesia.
Beberapa pemain muda seperti Doni Tri Pamungkas yang berusia 21 tahun menjalani debut bersama timnas pada FIFA Series 2026, sementara Elkan Baggott yang kini berusia 23 tahun kembali mendapat kesempatan memperkuat Garuda setelah sempat lama absen.
Selama empat bulan berada di Indonesia, Herdman juga aktif memantau langsung pertandingan Super League 2025/2026 demi melihat perkembangan para pemain potensial.
"Saya tidak memantau pemain berusia 28 hingga 36 tahun meski mereka menawarkan sesuatu yang menarik. Saya begitu tertarik dengan talenta muda ini. Seperti yang anda bilang tadi, Doni Tri adalah salah satu contoh yang menarik perhatian dalam pemusatan latihan terakhir," kata Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut memastikan bahwa para pemain muda nantinya akan memperoleh kesempatan besar di tim nasional Indonesia.
Salah satu ajang yang diproyeksikan menjadi sarana menambah pengalaman ialah Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship 2026.
"Kami ingin mengakselerasi pemain muda untuk mendapatkan jam terbang seperti (Alfahrezzi) Buffon, pemain berusia 19 tahun yang mendapatkan banyak menit bermain bersama Borneo FC yang berkompetisi di kasta tertinggi liga. Pemain seperti itu membutuhkan banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di standar tinggi. Dan sebagai pelatih, saya punya komitmen terhadapnya," ujar Herdman.
- Mengembangkan potensi pemain
Selain melakukan regenerasi, Herdman juga memiliki target jangka panjang dengan mendorong lebih banyak pemain Indonesia tampil di liga-liga elite dunia.
Menurutnya, keberhasilan pemain Indonesia di kompetisi besar Eropa dapat memberikan inspirasi besar bagi generasi muda.
Herdman kemudian mencontohkan pengalaman saat menangani Alphonso Davies di Kanada.
Menurut dia, keberhasilan Davies bersama Bayern Muenchen memberikan dampak luar biasa terhadap perkembangan sepak bola Kanada.
"Saya mempunyai pengalaman dengan Alphonso Davies di Kanada. Kamu lihat ada anak 16 tahun berasal dari Kanada dan pindah ke Bayern Muenchen. Bukan hanya pindah, tapi memainkan setiap pertandingan dan meraih quadruple termasuk Liga Champions di usia 18 tahun. Kemudian seperti yang terjadi, setiap anak di Kanada ingin menjadi Alphonso Davius," ungkap Herdman.
Saat ini Indonesia memang mulai memiliki sejumlah pemain yang tampil di kompetisi Eropa, di antaranya:
Kevin Diks bersama Borussia Monchengladbach di Liga Jerman, Jay Idzes di Sassuolo Liga Italia, Emil Audero di U.D Cremonese Liga Italia, Calvin Verdonk di LOSC Lille Liga Prancis, Maarten Paes di Ajax Amsterdam Liga Belanda, Justin Hubner di Fortuna Sittard Liga Belanda, Ragnar Oratmangoen di F.C.V Dender Liga Belgia, hingga Marselino Ferdinan dan Ole Romeny yang bermain bersama Oxford United di kasta kedua Liga Inggris.
Baca Juga: Kata John Herdman soal “Grup Neraka” Piala Asia 2027
Herdman menilai proses pengembangan pemain akan terus berjalan secara dinamis.
Dengan potensi yang dimiliki saat ini, ia optimistis Indonesia dapat mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia pada masa mendatang.
"Saya ingin mengkombinasikan pemain-pemain yang bersedia mati untuk negara ini, yang saya pikir kombinasi antara pemain domestik bersama pemain dengan kecerdikan taktis dari pemain diaspora yang bermain di Serie A atau Bundesliga," ujar Herdman.
Dalam waktu dekat, tim nasional Indonesia akan menjalani sejumlah agenda penting.
Tim Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 05 Juni 2026.
Setelah itu, Indonesia akan mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF 2026 yang berlangsung mulai Jumat, 24 Juli 2026 hingga Rabu, 26 Agustus 2026.
Selain itu, skuad Garuda juga akan tampil di Piala Asia 2027 yang digelar mulai Kamis, 07 Januari 2027 hingga Jumat, 05 Februari 2027.
(Sumber: Antara)
Pelatih tim nasional Indonesia John Herdman (kanan) saat diwawancarai tim Redaksi Olahraga ANTARA di Jakarta, Selasa 12 Juni 2026. ANTARA/Anggah/am. (Antara)