Ntvnews.id, Jakarta -Momen saat tim nasional sepak bola Indonesia berlaga di lapangan hijau selalu menyimpan magis tersendiri. Bagi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, gemuruh dukungan untuk Skuad Garuda merupakan cerminan nyata dari persatuan bangsa tanpa sekat suku, agama, maupun latar belakang.
Pesan kebangsaan tersebut menggema dalam agenda pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 yang digelar di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026.. Melalui teks pidato yang dibacakan langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Kepala Negara menumpahkan rasa bangganya terhadap antusiasme pendukung timnas.
"Ada satu hal yang selalu membuat saya bangga. Setiap kali tim nasional Indonesia bertanding, kita melihat Merah Putih mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia," tutur Prabowo dalam pidato tersebut.
Saat peluit pertandingan ditiup, segala sekat di tengah masyarakat seolah melebur.
"Tidak ada lagi perbedaan suku, agama, daerah, maupun latar belakang, yang ada hanyalah satu identitas: Indonesia. Jutaan rakyat menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh kebanggaan. Mereka berdiri, berdoa, dan berharap Garuda membawa nama bangsa semakin tinggi," imbuhnya menegaskan.
Baca juga: John Herdman Minta Skuad Garuda Tidak Anggap Enteng Timor Leste
Bagi Presiden berusia 74 tahun itu, sepak bola melampaui batas sekadar permainan adu fisik. Arena lapangan hijau adalah sarana edukasi yang mengajarkan bahwa sebuah kejayaan mustahil diraih tanpa adanya kedisiplinan, pengorbanan, serta kerja keras kolektif.
"Karena itu, membangun sepak bola Indonesia bukan hanya mengejar kemenangan di lapangan. Ini adalah ikhtiar untuk menjaga kehormatan bangsa, mengangkat martabat Indonesia di mata dunia, dan mewariskan kebanggaan kepada generasi yang akan datang," ungkapnya.
Lebih jauh, ia menyoroti bahwa merawat ekosistem persepakbolaan sama artinya dengan membentuk mental generasi penerus.
"Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi fondasi bagi kemajuan sebuah bangsa. Karena itu, membangun sepak bola sejatinya membangun karakter bangsa. Membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas, menghormati aturan, menghargai kerja sama, dan tidak pernah menyerah menghadapi tantangan," tegas Prabowo.
Baca juga: Head To Head Timnas Indonesia vs Vietnam
Ia pun menekankan pentingnya meredam ego individu demi keutuhan bersama. "Sepak bola juga mengajarkan bahwa kepentingan tim selalu berada di atas kepentingan pribadi. Semangat inilah yang harus terus kita rawat sebagai bangsa Indonesia," tambahnya.
Semangat persatuan dan identitas bangsa yang disinggung sang Presiden akan kembali dibuktikan malam ini. Skuad Garuda dijadwalkan menjamu Vietnam dalam laga krusial lanjutan Grup A ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dukungan penuh dipastikan akan mengalir deras dari bangku penonton. Pihak PSSI sebelumnya telah mengumumkan bahwa tiket pertandingan penentu ini ludes terjual (sold out), menjanjikan atmosfer stadion yang padat dan bergemuruh.
Laga ini memiliki pertaruhan yang besar. Saat ini, anak-anak asuh timnas bertengger di posisi kedua klasemen sementara Grup A berbekal torehan enam poin dari dua pertandingan. Tambahan tiga poin atas Vietnam nanti malam akan otomatis mengunci tiket menuju babak semifinal bagi kubu Garuda, meskipun mereka masih menyisakan satu pertandingan pamungkas melawan Singapura pada Jumat (7/8) mendatang.
(Sumber: Antara)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir membacakan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026) (Antara)