Timnas Iran Kritik FIFA Soal Visa Usai Tiba di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jun 2026, 15:09
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Timnas Iran Timnas Iran (IG: teammellifootball)

Ntvnews.id, Jakarta - Timnas Iran akhirnya tiba di Meksiko untuk melanjutkan persiapan menghadapi Piala Dunia 2026. Namun, kedatangan skuad berjuluk Team Melli itu diwarnai kritik keras terhadap FIFA terkait persoalan visa yang dinilai mengganggu persiapan tim.

Dilansir dari Asia One, skuad asuhan Amir Ghalenoei mendarat di Meksiko pada Minggu 7 Juni 2026, waktu setempat. Meksiko dipilih sebagai basis sementara Iran setelah mereka mengalami kendala dalam memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.

Setibanya di Meksiko, bek senior Timnas Iran, Ehsan Hajsafi, mengungkapkan rasa syukur karena tim akhirnya bisa berkumpul dan melanjutkan agenda persiapan. Meski demikian, ia tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap FIFA yang dianggap lamban dalam menangani persoalan visa.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TeamMelli (@teammellifootball)

"Pertama-tama, kami sangat senang tim akhirnya tiba, dan kami sangat gembira akan hal itu. Alhamdulillah, kondisi tim sangat baik," ujar Hajsafi.

Menurut Hajsafi, proses penerbitan visa berlangsung terlalu lama dan hanya diberikan kepada para pemain serta sebagian anggota staf pelatih. Kondisi tersebut membuat sejumlah elemen penting dalam tim tidak dapat mendampingi skuad secara penuh.

"Dengan segala yang terjadi, visa akhirnya diterbitkan. Namun, secara pribadi, saya memiliki keluhan terhadap FIFA. Mengapa prosesnya memakan waktu begitu lama? Sejauh yang saya pahami, visa hanya diterbitkan untuk para pemain dan beberapa anggota staf pelatih," katanya.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran mengonfirmasi bahwa tidak semua anggota delegasi mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat. Beberapa pejabat penting, termasuk Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Iran Hedayat Mombeini dan Wakil Presiden Mehdi Mohammad Nabi, dilaporkan tidak memperoleh visa.

Baca Juga: Mariano Peralta Sebut Pemain Ini Lawan yang Sulit Dihadapi di Super League

Hajsafi menilai absennya sejumlah staf kunci akan berdampak pada kesiapan tim selama turnamen berlangsung. Ia menyebut manajer tim, direktur eksekutif, hingga direktur media memiliki peran vital dalam mendukung operasional skuad.

"Sayangnya, beberapa anggota staf pelatih utama kami, yang perannya sangat penting dalam tim, tidak diberikan visa. Di antaranya adalah manajer tim, direktur eksekutif, dan direktur media, yang semuanya memainkan peran sangat penting," tuturnya.

Pemain berpengalaman tersebut kemudian meminta FIFA turun tangan agar persoalan tersebut segera diselesaikan sebelum pertandingan dimulai.

"Dari sini, saya ingin meminta FIFA untuk menangani masalah ini agar, insya Allah, situasi ini dapat diselesaikan dalam beberapa hari kedepan," ucap Hajsafi.

Permasalahan visa juga berdampak langsung terhadap mobilitas Timnas Iran selama turnamen. Berdasarkan aturan yang diterapkan, skuad Timnas Iran hanya diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat pada hari pertandingan. Setelah laga selesai, mereka diwajibkan kembali ke Meksiko.

Situasi ini dinilai menambah tantangan bagi Team Melli dalam menjalani Piala Dunia 2026, mengingat mereka harus melakukan perjalanan bolak-balik lintas negara selama fase kompetisi berlangsung. Meski demikian, Iran tetap bertekad untuk fokus pada persiapan dan memberikan penampilan terbaik di panggung sepak bola terbesar dunia tersebut.

x|close