Ntvnews.id
Penyerang muda yang saat ini berkarier di Amerika Serikat tersebut diproyeksikan menjadi salah satu opsi untuk memperkuat lini depan skuad Garuda pada masa mendatang.
Dengan usia yang masih sangat muda serta pengalaman bermain di beberapa negara, Mitchell Baker dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi aset jangka panjang bagi Timnas Indonesia.
Mitchell Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006. Saat ini, pemain berusia 19 tahun tersebut masih berstatus warga negara Australia. Peluang Baker untuk membela Timnas Indonesia berasal dari garis keturunan sang ibu, Maureen Lee Baker, yang memiliki darah Indonesia.
Baca Juga: Profil Luke Anthony Vickery, Calon Pemain Timnas Indonesia
Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta pada 19 Januari 1937, sementara neneknya lahir di Semarang pada 27 Mei 1940. Faktor keturunan inilah yang menjadi dasar proses naturalisasi yang saat ini sedang berjalan.
Sementara itu, ayahnya, Daniel Robert Baker, merupakan warga negara Australia yang lahir di Geelong pada 9 Desember 1968.
Karier sepak bola Mitchell Baker dimulai sejak usia dini. Saat berusia 10 tahun, ia bergabung dengan Hong Kong Football Club dan menghabiskan tiga tahun untuk mengembangkan kemampuannya di akademi klub tersebut.
Setelah itu, Baker melanjutkan perjalanan kariernya di Australia dengan memperkuat Northcote City dan akademi salah satu klub terbesar Australia, Melbourne Victory, selama periode 2020 hingga 2022.
Perkembangannya yang menjanjikan kemudian membawanya ke Amerika Serikat. Pada tahun 2022, ia bergabung dengan Black Rock FC dan bermain hingga 2024 sebelum melanjutkan karier sekaligus pendidikan di Georgetown University.
Baca Juga: DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Lee Baker-Luke Vickery, Siap Main di Piala AFF
Di Georgetown University, Mitchell Baker tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga terus mengembangkan kemampuannya sebagai pesepak bola.
Bermain dalam kompetisi NCAA, ia mendapatkan kesempatan menghadapi banyak talenta muda terbaik Amerika Serikat. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga dalam meningkatkan kualitas permainan serta kesiapannya menuju level profesional.
Sebagai seorang penyerang, Baker dikenal memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang baik, pergerakan tanpa bola yang efektif, serta kemampuan membaca ruang di area pertahanan lawan.
Karier Mitchell Baker semakin menunjukkan perkembangan positif setelah klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids, memilihnya melalui mekanisme MLS SuperDraft pada Januari 2026.
Terpilih dalam sistem draft kompetisi tertinggi sepak bola Amerika Serikat merupakan pencapaian penting yang menunjukkan kualitas dan potensi besar yang dimiliki pemain muda tersebut. Rencananya, Baker akan bergabung dengan Colorado Rapids pada akhir tahun 2026 untuk memulai karier profesionalnya di MLS.
Langkah Mitchell Baker untuk mengenakan seragam Merah Putih semakin dekat setelah Komisi X DPR RI menyetujui permohonan naturalisasinya yang diajukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Persetujuan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum Baker resmi memperoleh status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, Mitchell Baker berpeluang menjadi salah satu tambahan kekuatan baru bagi Timnas Indonesia dan ikut berkontribusi dalam mewujudkan target besar sepak bola nasional di berbagai kompetisi internasional.
(Sumber: Antara)
DPR RI setujui naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery. (Instagram @hetifah)