Ntvnews.id, Jakarta - Tersingkirnya Belanda dari Piala Dunia 2026 melalui babak adu penalti menyisakan cerita unik antara ayah dan anak yang mengalami nasib sama.
Seperti diketahui, Belanda harus tersingkir pulang lebih dulu usai menelan kekalahan atas Maroko lewat drama adu penalti usai bermain imbang 1-1 di Stadion BBVA pada Selasa pagi, 30 Juni 2026.
Dalam babak adu penalti, anak dari Patrick Kluivert yaitu Justin Kluivert gagal menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti.
Parejas de jugadores padre-hijo eliminados por penaltis en TODA la historia de la Copa del Mundo:
Lilian Thuram ???????? (2006 vs Italia, final) ↔ Marcus Thuram ???????? (2022 vs Argentina, final)
— MisterChip (Alexis) (@2010MisterChip) June 30, 2026
Patrick Kluivert ???????? (1998 vs Brasil, semi) ↔ JUSTIN KLUIVERT ???????? (2026 vs Marruecos, 1/16)
Kegagalan tersebut menjadi salah satu faktor Belanda tersingkir di Piala Dunia 2026 dan gagal melangkah ke babak 16 besar. Seperti diketahui, Tim Orange menjadi salah satu yang difavoritkan menjadi juara.
Baca Juga: Prediksi Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
Namun cerita tersebut tidak sampai disana. Hal sama juga pernah dialami Patrick Kluivert saat memperkuat Belanda dan harus tersingkir di Piala Dunia 1998 dalam babak adu penalti.
Pada Piala Dunia 1998, Belanda bertemu Brasil dalam babak Semifinal dan laga berakhir imbang 1-1. Alhasil laga tersebut harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Namun dalam babak tersebut, Belanda harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor penalti (2-4). Meskipun pada laga tersebut, Patrick Kluivert tidak turun sebagai penendang.
Akan tetapi sebelum Justin Kluivert dan Patrick Kluivert. Nasib serupaka juga lebih dulu dialami Lilian Thuram dan Marcus Thuram.
Patrick Kluivert dan Justin Kluivert (IG: Justin Kluivert)