Momen Lionel Messi Adu Mulut dengan Wasit Asal Portugal Joao Pinheiro

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Jul 2026, 15:18
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Lionel Messi berbicara dengan wasit asal Portugal, Joao Pinheiro Lionel Messi berbicara dengan wasit asal Portugal, Joao Pinheiro (Instagram @fabriziorom)

Ntvnews.id, Jakarta -  Kapten Timnas Argentina Lionel Messi menjadi sorotan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 setelah terlibat adu argumen dengan wasit asal Portugal, Joao Pinheiro.

Momen itu terjadi ketika Argentina mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu. Kemenangan tersebut memastikan langkah Argentina ke semifinal, di mana mereka akan menghadapi Inggris.

Perdebatan antara Lionel Messi dan Joao Pinheiro terjadi pada babak pertama ketika Swiss memperoleh tendangan bebas. Saat berada di barisan pagar betis Argentina, Messi tampak tidak puas dengan instruksi sang wasit yang meminta mundur sesuai jarak yang ditentukan.

Setelah eksekusi tendangan bebas selesai, Messi kembali menghampiri Joao Pinheiro untuk menyampaikan protesnya.

Baca Juga:  Argentina Susul Inggris ke Semifinal Usai Menang Dramatis 3-1 Atas Swiss

"Bicaralah aku dengan sopan. Jangan menghormatiku. Bicaralah padaku dengan sopan. Aku sudah berbicara padamu dengan sopan," ucap Messi kepada Joao Pinheiro, dikutip dari India Today, Minggu, 12 Juli 2026.

Wasit Joao Pinheiro memilih tidak memberikan kartu kuning kepada Lionel Messi atas kejadian tersebut. Keputusan itu membuat pertandingan tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti. Meski hanya berlangsung singkat, momen adu argumen tersebut langsung menjadi salah satu cuplikan yang paling banyak dibagikan di berbagai platform media sosial.

Terlepas dari kejadian tersebut, Argentina sukses mengamankan kemenangan dramatis atas Swiss. Gol-gol dari Julian Alvarez dan Lautaro Martinez pada babak tambahan memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengakhiri perjalanan Swiss di Piala Dunia 2026.

Hasil tersebut menjaga peluang Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia. Jika berhasil, Argentina akan menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan trofi Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada tahun 1962.

Di babak semifinal, Argentina mengadakan pertandingan Inggris dalam turnamen yang diprediksi akan berlangsungnya cuaca buruk.

x|close