FIFA Kaji Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 13:45
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keterangan kepada wartawan pada sehari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu, 10 Juni 2026 Arsip foto - Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keterangan kepada wartawan pada sehari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu, 10 Juni 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan kemungkinan menambah jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim setelah gelaran Piala Dunia saat ini berakhir.

Infantino menilai semakin banyak negara yang pantas memperoleh kesempatan untuk mewujudkan impian tampil di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.

"Wacana (penambahan peserta) ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," kata Infantino yang dikutip dari media Swiss, Bluewin pada Minggu, 12 Juli 2026.

Ia menegaskan bahwa setiap negara berhak memiliki peluang untuk berpartisipasi di ajang Piala Dunia. Oleh sebab itu, usulan mengenai penambahan jumlah peserta dinilai layak untuk dikaji lebih lanjut.

Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, Duel 4 Tim Terbaik FIFA

Menurut Infantino, penerapan format baru pada Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim telah membawa dampak positif terhadap perkembangan sepak bola secara global. Atas dasar itu, ia optimistis jumlah peserta masih dapat ditingkatkan lagi pada penyelenggaraan edisi 2030.

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen pertama yang menggunakan format 48 peserta. Selain penambahan jumlah grup, kompetisi tersebut juga menerapkan sistem baru yang memberi kesempatan tim peringkat ketiga terbaik di fase grup untuk melaju ke babak gugur.

Infantino menyebut format tersebut telah membuat persaingan menjadi lebih kompetitif sekaligus membuka peluang lebih luas bagi negara-negara yang selama ini bukan termasuk kekuatan utama sepak bola dunia.

"Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi," ujar Infantino, seperti dikutip Sky Sports.

Baca Juga: Parlemen Eropa Desak FIFA Selidiki Pencabutan Sanksi Pemain AS Folarin Balogun

Ia juga menilai keberhasilan tim-tim dari berbagai konfederasi menjadi bukti bahwa perluasan jumlah peserta membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola internasional.

"Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin. Sembilan dari sepuluh tim Afrika mencapai fase gugur. Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan," tutupnya.

(Sumber: Antara)

x|close