Wali Kota Bandung Dorong Persib Tingkatkan Valuasi untuk IPO

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Agu 2026, 20:41
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan diwawancarai cegat, di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan diwawancarai cegat, di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan sejumlah langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung untuk membantu Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib) meningkatkan valuasi klub sebagai bagian dari persiapan menuju Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.

Salah satu langkah tersebut dilakukan dengan memperluas kerja sama pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota Bandung dengan Persib. Menurut Farhan, pemanfaatan aset yang lebih luas dapat meningkatkan nilai ekonomi klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

"Nah, untuk konsolidasi aset, maka Pemerintah Kota Bandung itu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Persib untuk memperluas cakupan kerja sama pemanfaatan aset Kota Bandung bersama Persib,” ujar Farhan ditemui di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Farhan mengatakan kerja sama pemanfaatan aset antara Pemkot Bandung dan Persib saat ini baru mencakup Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Padahal, masih terdapat sejumlah aset di kawasan sekitar stadion yang berpotensi dikelola, seperti lahan parkir, fasilitas latihan, hingga area hiburan.

Baca JugaFIFA Cabut Permanen Registration Ban Persib Terkait Kasus Robert Rene Alberts

"Saat ini kerja sama pemanfaatan aset Kota Bandung bersama Persib baru di GBLA, stadionnya. Sekitarnya belum, tempat parkir, tempat latihan, tempat hiburan, segala macamnya belum,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung, lanjut Farhan, akan mendorong Persib untuk memperluas pengelolaan terhadap aset-aset tersebut. Upaya itu diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi klub.

Selain Persib, Pemkot Bandung juga berencana memperluas kerja sama pemanfaatan fasilitas olahraga dengan klub basket Satria Muda Pertamina Bandung. Kerja sama tersebut mencakup Stadion Basket Bandung Arena dan pengembangan fasilitas hoki di kawasan sekitarnya.

“Nanti kita akan kembangkan ke arah sana (pengelolaan aset), plus kerja sama juga dengan klub basket Satria Muda (SM) untuk kerja sama pemanfaatan Stadion Basket Bandung Arena dan pengembangan sarana olahraga hoki di sebelahnya,” ujar Farhan pula.

Baca JugaPersib Tindak Lanjuti Sanksi Registration Ban FIFA Terkait Kasus Robert Rene Alberts

Farhan menilai konsolidasi dan pemanfaatan aset tersebut dapat mendukung pertumbuhan Persib sekaligus meningkatkan valuasi klub. Ia memperkirakan nilai klub dapat mencapai Rp1 triliun apabila seluruh potensi aset berhasil dikonsolidasikan.

“Jadi harus ada kerja sama pemanfaatan aset, baru nanti akan berkembang. Kalau itu sudah diakuisisi, konsolidasi, saya kira bisa ngejar sih, valuasi sampai 1 triliun,” ujar Farhan lagi.

Mengenai kapan Persib akan melaksanakan IPO, Farhan mengatakan dirinya tidak dapat menetapkan target waktu. Hal itu karena dirinya sudah tidak lagi menjadi pemegang saham Persib sehingga keputusan berada di tangan para pemegang saham.

“Saya nggak bisa target ya. Tergantung para pemegang saham, kan saya sudah bukan pemegang saham lagi,” ujar Farhan pula.

(Sumber: Antara)

x|close