Ntvnews.id, Jakarta - Kevin Lamour dipecat dari jabatanya sebagai Chief Operation Officer (COO) FIFA setelah dengan lantang mengkritik kebijakan Presiden FIFA Gianni Infantino.
"FIFA mengkonfirmasi bahwa hubungan kerja antara FIFA dan Kevin Lamour selaku COO FIFA telah berakhir pada 17 Agustus 2026," tulis pernyataan FIFA dilansir Reuters, Selasa 18 Agustus 2026.
"FIFA berterima kasih kepada Kevin atas pengabdiannya selama dua tahun dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," sambung pernyataan FIFA.
ARSIP - Presiden AS Donald Trump (tengah) menghadiri upacara penyerahan bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum (kanan) setelah Spanyol memenangkan pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol d (Antara)
Seperti diketahui, Kevin Lamour merupakan salah satu petinggi FIFA yang dengan berani mengkritik Gianni Infantino terkait penjualan saham Piala Dunia.
Baca Juga: Penggawa Timnas Indonesia Ucapkan HUT RI ke-81
Dalam sebuah wawancara, Kevin Lamour mengatakan bahwa rencana tersebut merupakan proyek satu orang. Sebagian pengurus FIFA merasa telah dibohongi oleh Gianni Infantino.
Meskipun rencana Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia dibatalkan, akan tetapi kritikan terhadap pria asal Swiss itu masih sering dilontarkan.
Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Ketua PSSI Erick Thohir (IG: PSSI)