Ntvnews.id, Jakarta - RANS Entertainment membuka peluang untuk menayangkan kompetisi Liga Putri Indonesia atau Indonesia Women's League musim 2026/27. Wacana tersebut muncul setelah RANS Entertainment menyiarkan turnamen sepak bola putri internasional Srikandi Merdeka Cup 2026.
CEO RANS Entertainment Nagita Slavina menyampaikan peluang tersebut saat menghadiri jumpa pers di Kantor I.League, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.
"Semoga lah ke depannya memang banyak akan ada lebih banyak lagi di RANS Entertainment, didoain. Salah satunya Liga Putri, mohon doanya semoga lancar," ungkap Nagita.
Nagita mengatakan dirinya melihat peluang tersebut setelah menyaksikan respons masyarakat terhadap penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup 2026. Turnamen sepak bola putri antarnegara itu kini telah memasuki babak semifinal.
Baca Juga: Resmi Melantai di Bursa, RANS Entertainment Buka Suara soal Isu Pencucian Uang
Babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 digelar di Kudus, Jawa Tengah. Garuda Pertiwi sebagai wakil Indonesia akan menghadapi Yordania, sedangkan Thailand bertemu Malaysia.
Kedua pertandingan semifinal tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Tim yang memenangkan semifinal akan melaju ke final pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Sementara itu, anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani mengatakan komunikasi antara PSSI dan RANS Entertainment terkait penayangan Liga Putri Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Namun, kedua pihak masih membahas sejumlah aspek sebelum kompetisi dimulai pada 17 Oktober 2026.
"Pembicaraan sih sudah positif, tapi memang kami masih jajaki lagi kan secara komersialnya bagaimana, paperwork-nya bagaimana, kontraknya berapa lama. Tapi sudah mengerucut ke arah sana," jelas Vivin.
Baca Juga: PSSI Sebut Anggaran Jadi Tantangan Utama Pembinaan Sepak Bola Putri Indonesia
Menurut Vivin, RANS Entertainment dinilai memiliki sejumlah faktor yang mendukung untuk menjadi penayang Liga Putri Indonesia. Salah satunya adalah pengalaman RANS dalam menyiarkan Srikandi Merdeka Cup 2026 yang mendapat respons di luar perkiraan.
PSSI juga mempertimbangkan karakteristik penonton RANS Entertainment yang banyak berasal dari kalangan perempuan. Selain itu, sosok Nagita Slavina turut menjadi pertimbangan dalam pembicaraan tersebut.
"Kemudian kita lihat juga dari sosok CEO-nya, Kak Gigi (Nagita Slavina) juga perempuan yang ya sudah diidolakan, dan secara karir bagus, sebagai ibu rumah tangga bagus, sebagai ibu juga bagus. Kita lihat beliau ini cocok sebagai role model. Jadi ya itulah kenapa kita pilih," tutur dia.
Vivin mengatakan penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi tahap awal untuk melihat respons terhadap sepak bola putri sebelum pembicaraan mengenai Liga Putri Indonesia dilanjutkan.
"Dan sebagai trial, kita coba dulu sebelum ke Liga Putri, kita coba dulu dengan Srikandi Merdeka Cup dan hasilnya memang di luar ekspektasi," lanjut dia.
Liga Putri Indonesia musim 2026/27 akan diikuti enam klub. Pesertanya terdiri atas Persikad Depok, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Bekasi FC, dan Garudayaksa FC.
Seluruh pertandingan kompetisi tersebut akan digelar secara terpusat di Jakarta. Liga dijadwalkan dimulai pada 17 Oktober 2026 dengan laga Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.
(Sumber: Antara)
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Vivin Cahyani Sungkono (kanan), Chief Executive Officer (CEO) RANS Entertainment Nagita Slavina (tengah), dan Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono (kiri) berpose di Kantor I.League, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026. (Antara)