Erick Thohir: Dukungan FIFA Forward Perkuat Fondasi Sepak Bola Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Sep 2026, 15:40
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri). Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menilai program FIFA Forward memberikan dukungan penting bagi penguatan fondasi sepak bola Indonesia secara berkelanjutan.

Menurut Erick, kemitraan antara PSSI dan FIFA diarahkan untuk membangun sistem sepak bola yang memiliki dasar kuat dan dapat berkembang dalam jangka panjang.

"Bagi PSSI, kemitraan dengan FIFA adalah tentang membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan bagi masa depan sepak bola Indonesia," ujar Erick, dikutip dari rilis resmi, Jumat, 4 September 2026.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan kehadiran FIFA yang terus mendampingi perkembangan sepak bola Indonesia," sambungnya.

Baca JugaErick Thohir Terus Dukung Gianni Infantino Jadi Presiden FIFA

Melalui FIFA Forward, pengembangan sepak bola Indonesia mencakup sejumlah program, seperti pembangunan Pusat Latihan Nasional, FIFA Arena, Football for Schools, serta pengembangan sepak bola putri. Program tersebut memperluas fondasi pembinaan di berbagai tingkatan.

Kerja sama PSSI dan FIFA semakin berkembang setelah Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2023. Ajang tersebut menjadi turnamen FIFA pertama yang digelar di Indonesia.

Sejak saat itu, kolaborasi kedua pihak mencakup berbagai bidang, mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan talenta, tata kelola, pendidikan pelatih, sepak bola putri, hingga perluasan akses bermain bagi anak-anak dan komunitas.

Dalam tiga tahun terakhir, sejumlah hasil kerja sama tersebut mulai terlihat. Salah satunya adalah pembangunan Pusat Latihan Nasional pertama milik PSSI di Ibu Kota Nusantara.

Baca JugaErick Thohir: Timnas Indonesia Bisa Turunkan Pemain Terbaik di FIFA ASEAN Cup

Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 34,52 hektare tersebut memperoleh dukungan sebesar 5,4 juta dolar AS atau sekitar Rp95 miliar melalui FIFA Forward Special Project. Pendanaan itu melengkapi investasi yang diberikan Pemerintah Indonesia.

PSSI juga memperoleh FIFA Forward Gold Award atas proyek tersebut. Penghargaan diberikan dalam FIFA Executive Football Summit yang berlangsung di Miami pada Juni 2025, sebagai apresiasi atas upaya pengembangan sepak bola akar rumput, pembinaan talenta muda, dan program teknis di pusat latihan tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino turut menilai perkembangan sepak bola Indonesia menunjukkan kemajuan dalam berbagai aspek.

Ia menyampaikan bahwa FIFA merasa terhormat dapat menjadi mitra bagi PSSI, pemerintah, klub, pemain, pelatih, serta seluruh komunitas sepak bola Indonesia dalam mendorong perkembangan olahraga tersebut.

"Kemajuan ini adalah hasil kerja bersama, dan peran FIFA adalah membantu membuka lebih banyak kesempatan agar potensi sepak bola Indonesia berkembang secara berkelanjutan," ungkap Infantino.

Program pengembangan juga diwujudkan melalui pembangunan dua lapangan mini FIFA Arena yang berada di dekat sejumlah sekolah di Jakarta pada Mei 2025. Fasilitas tersebut tercatat telah digunakan sekitar 1.450 siswa.

Selain itu, Football for Schools telah diterapkan di 38 provinsi, termasuk daerah terpencil. Program ini bertujuan memperkenalkan sepak bola kepada anak-anak sekaligus mendukung perkembangan mereka melalui kegiatan olahraga.

Pada Juni 2026, FIFA bersama PSSI menandatangani Host Country Agreement untuk membangun hub FIFA di Jakarta. Hub tersebut akan mencakup 21 asosiasi anggota yang berada di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.

Perkembangan juga terjadi dalam pembinaan sepak bola putri. Dengan dukungan FIFA Women’s Football Development Programmes, PSSI meluncurkan Strategi Sepak Bola Putri pada 2024.

PSSI kemudian terpilih sebagai salah satu dari tiga asosiasi anggota FIFA yang mengikuti FIFA-GIZ Women Empowerment in Sports Programme. Selain itu, FIFA Coach Education Scholarship turut mendukung peningkatan jumlah pelatih putri yang memiliki lisensi.

(Sumber: Antara)

x|close