Ntvnews.id, Jakarta - Awan gelap menyelimuti dunia tinju. Salah satu legenda asal Meksiko, Israel Vazquez meninggal dunia setelah bertarung melawan kanker.
Dilansir dari Dailymail, Vazquez wafat di usia yang masih muda, 46 tahun. Sebelumnya dia didiagnosa menderita kanker pada November lalu. Sejak saat itu, kondisinya terus menurun sampai akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di pada Selasa (3 Desember 2024).
Presiden WBC, Mauricio Sulaiman mengkonfirmasi kepergian Vazquez. Lewat akun Twitter-nya, Sulaiman juga menyampaikan rasa duka yang mendalam.
"Israel Vazquez akhirnya beristirahat dengan tenang. Semoga Tuhan memberi kekuatan kepadan istrinya, Laura, anak-anak mereka, keluarga dalam masa-masa sulit ini," tulis Sulaiman.
Thank you Israel for the so many great memories that you have given us through your actions inside the ring but most importantly outside of it. You are now eternal , rest in peace, everything will be all right. pic.twitter.com/Aa91vKT6cP
— Mauricio Sulaiman (@wbcmoro) December 3, 2024
Semasa hidupnya, Vazquez merupakan penguasa kelas bantam-super. Dia pernah memenangkan sabuk juara IBF pada tahun 2004 hingga 2005. Vazquez juga pernah merebut sabuk juara WBC dan The Ring pada periode 2005 dan 2008 dengan rekor bertanding 44 (32KO)-5-0.
Namanya sangat terkenal berkat Vazquez rangkaian pertarungan melawan sesama petinju Meksiko, Rafael Marquez. Vazquez yang dijuluki Magnifico akhirnya memutuskan pensiun dari olahraga pada tahun 2010 setelah pertandingan keempatnya melawan Marquez.